
Gubernur Khofifah Khofifah Indar Parawansa piagam penghargaan dan menyematkan satya lencana donor darah kepada 525 sukarelawan secara simbolis.
JawaPos.com–Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan piagam penghargaan dan menyematkan satya lencana donor darah kepada sukarelawan yang telah mendonorkan darah sebanyak 75 kali. Total sebanyak 525 orang menerima penghargaan dan lencana. Secara simbolis Gubernur Khofifah serahkan penghargaan untuk 10 orang.
Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya telah bersuka rela mendonorkan darah secara rutin. Bahkan ada di antara mereka yang telah mendonorkan darah lebih dari 75 kali.
”Kalau bisa dihitung, sudah berapa banyak orang yang sudah panjenengan selamatkan, mudah-mudahan menjadi jariyah panjenengan semua,” ucap Khofifah.
Menurut dia, donor darah adalah sebuah langkah yang murni dan manusiawi untuk menebarkan kebaikan kepada sesama tanpa membedakan agama, ras, warna kulit dan golongan. Dengan berdonor darah tidak hanya menyelamatkan orang lain tetapi juga menyehatkan diri sendiri.
Gubernur Khofifah menyampaikan perlu ada dorongan kontinu dari masing-masing kepala daerah kabupaten/kota agar memberikan perhatian terhadap Unit Transfusi Darah (UTD) di daerah. Dari 37 UTD, hanya 5 UTD yang memiliki standar cara pembuatan obat yang baik (CPOB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan.
Gubernur Khofifah juga mengajak melakukan revitalisasi Palang Merah Remaja (PMR) di SMA/SMK di Jawa Timur. Tujuannya agar terbangun jiwa-jiwa pendonor sukarelawan sejak anak-anak usia sekolah utamanya SMA-SMK.
Sementara itu, Ketua PMI Jatim Imam Utomo menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Gubernur Khofifah yang telah memberikan kesempatan dan memfasilitasi dilaksanakannya penghargaan bagi pendonor sukarelawan 75 kali di Gedung Negara Grahadi.
”Saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya dan Terima kasih yang sebesar-besarnya. Selama kita memberikan penghargaan, ini membanggakan kita semuanya dan lebih-lebih ditempatkan di Grahadi,” ucap Imam Utomo.
”Pertemuan seperti begini kita hadirkan murid-murid SMA/SMK yaitu untuk bisa mencontoh bahwa ternyata diambil darahnya itu tidak sakit tetapi malah jadi sehat,” tutur dia.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
