
Ketua DPRD Sumbar Supardi.
JawaPos.com - Ketua DPRD Sumbar Supardi memberi perhatian besar pada Kota Payakumbuh. Kota itu tengah berupaya menuju menjadi kota digital.
"Konsep pemikirannya dari Smart city," ungkap Supardi kepada wartawan, Minggu (15/10).
Sebelumnya, Supardi menghadiri penutupan bimbingan teknis (Bimtek) Digitalisasi Guru SMK se-Kota Payakumbuh Tahap II yang berlangsung di Kota Bukittinggi, Sabtu (14/10).
Dalam bimtek yang diikuti 100 guru SMK se-Kota Payakumbuh itu, politikus Partai Gerindra tersebut menekankan bahwa Kota Payakumbuh memiliki agenda menjadi kota yang maju. Terutama maju di tiga sektor, yaitu pendidikan, pariwisata, dan budaya.
"Kota yang maju harus memiliki kepribadian, terbuka akan hal-hal baru, tanpa kehilangan identitas budaya. Ketiga sektor ini menjadi perhatian serius Pemprov dan DPRD Sumbar," tegasnya.
Sejak November 2022, Dinas Pendidikan Sumbar mengadakan bimtek Digitalisasi untuk guru SMK se-Payakumbuh. Bimtek itu bertema besar Creative Learning in Digital Age. Secara khusus, Bimtek itu diselengggarakan demi menciptakan tenaga pendidik di SMK-SMK yang cakap digital dan memahami dunia digital. Dengan pembelajaran berbasis digital, siswa maupun tamatan SMK bisa menjadi enterpreneur yang handal digital, inovatif, dan mandiri.
Menurut Supardi, sumber daya manusia (SDM) melek digital akan menjadi bagian penting pembangunan pariwisata berbasis budaya. Para siswa tamatan SMK bisa mengisi pos-pos dalam ekosistem pariwisata seperti pemasaran digital, aplikasi pemandu wisatawan, hingga produksi konten-konten media sosial untuk kepentingan promosi pariwisata, tepatnya pariwisata budaya.
Supardi menyadari bahwa Kota Payakumbuh memiliki keunikan. Konsep wisata budayanya sangat khas dan sulit tidak ditemui di kawasan-kawasan wisata lain.
"Kalau soal pemandangan alam, hampir semua kawasan wisata punya pemandangan alam yang sama indahnya dengan pemandangan di Harau,” jelasnya.
"Saya bersama pemerintah punya mimpi menjadikan Payakumbuh sebagai kota wisata berbasis budaya, sekaligus kota digital,” sambungnya menekankan.
Bentuk kecil rangkaian ke arah itu Dinas Pendidikan Sumbar memberi ruang bagi siswa dan guru SMK untuk unjuk kebolehhan dalam Ekspo SMK 2023 yang nantinya digelar di Payakumbuh. Para guru diminta memaperkan inovasi-inovasi.
Karya-karya inovasi siswa dan guru SMK tidak hanya dipamerkan atau dijual. Lebih dari itu, bisa dikembangkan lebih jauh guna diintegrasikan dengan pembangunan pariwisata.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
