Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 Agustus 2023 | 02.37 WIB

Pemkab Bandung Barat Hentikan Aktivitas dan Relokasi Warga di Sekitar TPA Sarimukti

Mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Cianjur bantu penanganan kebakaran di TPA Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat. - Image

Mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Cianjur bantu penanganan kebakaran di TPA Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat.

JawaPos.com–Pemkab Bandung Barat lakukan langkah awal dengan menghentikan segala aktivitas dan merelokasi warga di sekitar lokasi TPA Sarimukti. Pemkab keluarkan status tanggap darurat bencana. 

Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan meminta para pemulung yang tinggal dan menggantungkan kehidupan dari keberadaan TPA Sarimukti tersebut sementara direlokasi.

”Kami juga telah mendirikan posko kesehatan, BPBD, Damkar dan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan para petugas yang sedang bertugas di TPA Sarimukti,” kata Hengky seperti dilansir dari Antara selepas Rakor penanggulangan kebakaran TPA Sarimukti di Mapolres Cimahi, Kamis (24/8).

Hengky mengharapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat segera turun tangan membantu menanggulangi kebakaran di TPA Sarimukti. Hingga saat ini petugas pemadam kebakaran baik dari Kabupaten Bandung Barat maupun kota dan kabupaten tetangga masih belum berhasil memadamkan api yang semakin meluas akibat faktor cuaca yang ekstrem (kemarau).

Hengky juga berharap ada bantuan dari pihak-pihak lain agar dapat segera memadamkan kebakaran. Seperti Depo Pertamina yang memiliki alat pemadam api khusus.

”Kami berharap Depo Pertamina Padalarang dan pihak-pihak lain dapat turut membantu pemerintah daerah agar dapat segera memadamkan kebakaran ini. Kami akan segera mengirimkan surat permohonan bantuan,” tutur Hengky.

Karena tidak kunjung padam, Hengky mengaku khawatir kebakaran dapat menyebabkan TPA Sarimukti meledak seperti yang terjadi di TPA Leuwigajah belasan tahun lalu.

”Sehingga perlu juga kajian dari tim akademisi agar dapat diperoleh solusi terbaik, karena sepertinya membutuhkan cairan kimia khusus untuk menyelesaikan persoalan kebakaran ini,” ucap Hengky.

Untuk saat ini, Hengky menyatakan, prioritas Pemerintah KBB adalah penanganan kesehatan masyarakat sekitar, mengingat asap yang dihasilkan dari kebakaran tersebut sangat membahayakan kesehatan.

”Pemda juga akan menambah armada ambulans yang akan stand by di sekitar lokasi, sehingga akan dapat segera memobilisasi masyarakat ke rumah sakit terdekat jika berdampak lebih pada kesehatan masyarakat,” tutur Hengky.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore