
Ilustrasi polisi. Dok JawaPos
JawaPos.com–Tim Resmob Macan Kalsel dari Subdit 3 Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Selatan mengungkap keterlibatan lima narapidana di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II Samarinda, dalam sindikat penipuan.
”Kelima narapidana berinisial MR, 26; MM, 19; ST, 34; AR, 33; dan AV, 52; ditangkap bersama tiga pelaku lainnya MS, 26; LM, 23; dan MA, 23; karena melakukan penipuan jual beli mobil dan motor,” kata Kabidhumas Polda Kalsel Kombespol Mochamad Rifa'i seperti dilansir dari Antara di Banjarmasin.
Dia menjelaskan, modus pelaku dengan berpura-pura menawarkan mobil atau motor secara daring melalui media sosial. Caranya dengan mem-posting ulang iklan penjual kendaraan bermotor dan menawarkannya dengan harga yang lebih murah. Sehingga, calon korban tertarik dan terperdaya.
”Di sisi lain, pelaku juga berpura-pura menjadi calon pembeli atau makelar kepada penjual mobil aslinya. Jadi korban terakhir dari sindikat ini Bahrian warga Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang bermaksud membeli sebuah mobil Toyota Avanza seharga Rp 106 juta,” jelas Rifa'i.
Korban hendak membeli mobil melalui iklan media sosial (marketplace). Selanjutnya korban berkomunikasi dengan pelaku via Whatsapp. Pelaku meminta korban untuk melihat kondisi mobil tersebut secara langsung di tempat penjual.
Sebelumnya, penjual juga sudah ditelepon pelaku yang mengaku sebagai makelar dan akan ada calon pembeli mobil milik penjual. ”Jadi pelaku berpesan kepada penjual cukup mengiyakan untuk harga yang telah disepakati,” papar Rifa'i.
Merasa sudah cocok dengan mobil yang dilihatnya, korban mengirimkan uang Rp 106 juta ke rekening yang sudah disediakan pelaku. Setelah mentransfer uang, korban hendak membawa mobil namun penjual tidak mengizinkan karena penjual belum menerima uang pembelian mobil tersebut.
Korban pun baru menyadari telah ditipu hingga melapor ke Polres HSS. Atas dasar laporan itu, Unit Jatanras Polres HSS dan Jatanras Polres Banjarbaru berkoordinasi ke Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel Kombespol Hendri Budiman yang langsung memerintahkan Tim Resmob Macan Kalsel menangkap pelaku.
”Setelah ditelusuri ternyata sindikat ini dikendalikan narapidana yang juga menggunakan orang di luar lapas untuk memuluskan aksinya terutama bertugas mencari rekening tempat menampung uang hasil kejahatan,” ujar Rifa'i.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
