
Kabidhumas Polda Sumsel Kombespol Supriadi. Polres Muara Enim/Antara
JawaPos.com–Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan dalami kasus oknum polisi yang diduga membakar mantan kekasihnya di Kabupaten Muara Enim. Korban harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit daerah itu karena sekujur tubuhnya mengalami luka bakar.
Korban berinisial DN, 25, warga Jalan KP 3 RT 003/003, Kelurahan Tungkal, Muara Enim. Dia diduga dibakar oleh pelaku Brigpol ANR, seorang anggota Dokkes Kepolisian Resor Lahat, pada Kamis (10/3) sekitar pukul 22.00 WIB.
”Akan dilakukan pendalaman oleh Propam Polres setempat didampingi Polda. Kalua terbukti anggota (Brigpol ANR) bersalah, kami proses sesuai aturan yang berlaku,” kata Kepala Bidang Humas Kombespol Supriadi seperti dilansir dari Antara di Palembang.
Menurut Kombespol Supriadi, berdasar penyelidikan yang ditangani Polres Muara Enim, diketahui pembakaran tersebut bermotif hubungan asmara antara keduanya. ”Pelaku diduga cemburu terhadap korban yang memutuskan sepihak hubungan asmara mereka. Hingga terjadilah pembakaran, saat ini kondisi korban dan pelaku masih dirawat di rumah sakit setempat,” tutur Supriadi.
Berdasar informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi ketika pelaku mendatangi korban di rumah kontrakan rekannya berinisial W, di Gang Kolam Jalan Ade Irma Suryani Rumah Tumbuh, Kecamatan Muara Enim, Kamis (10/3) malam. Di sana, pelaku memadamkan aliran listrik secara diam-diam. Kemudian pelaku yang membawa botol plastik berisi bahan bakar minyak masuk ke kontrakan.
”Pelaku mendatangi korban di dalam kamar kontrakan dan menyiramkan bahan bakar tersebut ke tubuh korban lalu membakarnya dengan korek api di hadapan W yang sekaligus menjadi saksi,” terang Supriadi.
Setelah itu, lanjut dia, pelaku menarik korban keluar kontrakan dengan maksud, untuk memadamkan api yang sedang membakar sekujur tubuh perempuan 25 tahun yang telah dipacarinya lebih dari satu tahun itu. Akibat kejadian tersebut tubuh pelaku juga ikut terbakar bersama dengan korban.
”Mereka akhirnya diselamatkan warga dan keduanya lantas dibawa ke RSUD Rabain, Muara Enim,” papar Supriadi.
Kepolisian laangsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah mendapatkan laporan dari warga. Rumah kontrakan tersebut dipasang garis polisi untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
