
Gubernur Daerah Istimewa Jogjakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X. Luqman Hakim/Antara
JawaPos.com–Gubernur Daerah Istimewa Jogjakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta pemerintah pusat mempercepat penyediaan kode respons cepat (quick response/QR Code) PeduliLindungi bagi 75 perusahaan ekspor di wilayahnya.
”Saya meminta tolong untuk percepatan penurunan QR code (PeduliLindungi) bagi 75 perusahaan di Jogjakarta, agar kegiatan ekspor dapat terlaksana,” kata Sultan HB X seperti dilansir dari Antara di Jogjakarta.
Menurut Sultan, penyediaan kode QR itu dirasa penting mengingat perusahaan ekspor Jogjakarta memiliki sumbangsih besar bagi peningkatan persentase ekspor yang kini mencapai 153 persen. ”Eman-eman (disayangkan) kalau kegiatan ekspor di Jogjakarta terhambat mengingat kegiatan ekspor menjadi peran utama untuk perekonomian,” ucap Sultan.
Pemda Jogjakarta, kata Sultan, ingin mempertahankan kegiatan ekspor di Jogjakarta seiring pertumbuhan ekonomi yang telah mencapai lebih dari rata-rata nasional. Kegiatan pariwisata di DIY, saat ini cukup tinggi meski sudah diberikan peraturan-peraturan dari Pemda Jogjakarta.
Secara daring, Menkomarves Luhut Pandjaitan berpesan kepada kementerian perindustrian meningkatkan persentase pengguna PeduliLindungi di sektor industri sehingga lebih dari 40 persen. Oleh karenanya, luhut juga meminta kementerian kesehatan segera menindaklanjuti permintaan Sri Sultan mengingat ekspor akan sangat berdampak pada pertumbuhan ekonomi.
Sekretaris Daerah Jogjakarta Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, selain 75 perusahaan yang diusukan Pemda Jogjakarta tersebut, ternyata justru ada 93 perusahaan yang telah diusulkan kementerian perindustrian kepada kementerian kesehatan terkait akses PeduliLindungi.
”Yang diambil sampel oleh gubernur adalah penggunaan PeduliLindungi di sektor industri. Kalau kita lihat dari presentasi dari kementerian perindustrian, malah ada 93 perusahaan di Jogjakarta yang telah diusulkan ke kementerian kesehatan,” terang Kadarmanta Baskara Aji.
Mengenai beberapa perusahaan yang belum diusulkan Jogjakarta namun telah diusulkan kementerian, Aji menilai kementerian kemungkinan memiliki persepsi sendiri. ”Atau itu merupakan usul langsung dari perusahaan di Jogjakarta,” papar Kadarmanta Baskara Aji.

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
