
Pengelola Rumah Sehat Alisa Bantul Sri Sulistyowati menunjukkan izin terkait metode persalinan PAZ Maryam atau teknik melahirkan minim rasa sakit atau trauma. Hery Sidik/Antara
JawaPos.com–Klinik bersalin Rumah Sehat Alisa di Desa Bantul, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Jogjakarta mengenalkan metode persalinan pengobatan akhir zaman (PAZ ) ala Maryam. Yakni teknik melahirkan tanpa menyisakan rasa sakit atau minim trauma.
”Kelebihan metode persalinan PAZ ini selain mempercepat pembukaan, meminimalkan trauma, juga meminimalkan sobekan (usai persalinan), bahkan nyaris tidak ada,” kata Pengelola Rumah Sehat Alisa Bantul Sri Sulistyowati seperti dilansir dari Antara.
Menurut dia, metode persalinan ala Maryam itu mengambil inspirasi kisah di dalam kitab Suci Alquran dalam Surat Maryam ayat 22 sampai 26.
”Ayat itu dikaji ustaz Haris hingga terciptalah metode PAZ Maryam. Caranya adalah dengan posisi setengah jongkok seolah menarik pohon berulang kali. Ternyata saat kontraksi tidak terlalu sakit, tidak nyeri. Kita amalkan ajaran itu, apalagi metode ini membantu persalinan tanpa obat kimia,” terang Sri Sulistyowati.
Guna mendukung metode itu, di ruang persalinan klinik bersalin itu dipasang besi untuk berpegangan, lukisan pohon kurma yang di bawahnya ada kolam, sehingga ibu hamil bisa melakukan gerakan berdiri berpegangan besi yang diibaratkan pohon kurma, seolah menariknya berulang kali.
”Telah terbukti bahwa gerakan ini membantu mengencangkan tulang belakang, namun perut tetap rileks dan tidak sakit. Barulah kemudian bayi akan lahir dan posisi ibu paling nyaman adalah berdiri,” kata Sri Sulistyowati.
Guna melengkapi layanan, usai melahirkan ibu akan diberi perawatan seperti facial, pijat, creambath sehingga merasa segar dan bugar. Selain itu, ada perawatan nifas, hingga perawatan tali pusar, juga spa dan pijat bayi.
Dia mengatakan, para tenaga kesehatan di Rumah Sehat Alisa juga telah mengikuti pelatihan dengan Komunitas Mamalia D’Maryam Holisticare, dan metode PAZ Maryam di kliniknya yang telah mengantongi izin pemerintah sejak November 2020.
”Saat ini sudah lebih dari 30 ibu melahirkan dengan metode ini. Jadi jangan trauma ketika pernah mengalami melahirkan yang sulit, kita tangani insya Allah lebih tenang saat melahirkan. Bahkan yang awalnya (operasi) sesar, tetap bisa melahirkan normal. Kita juga membuka program hamil (promil) bagi pasangan yang lama belum mendapat keturunan,” tutur Sri Sulistyowati.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/N7-u-ExF0kM

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
