
Warga melintasi Jembatan Musi VI dengan berjalan kaki dan berkendara, Rabu (6/1). Aziz Munajar/Antara
JawaPos.com–Jembatan Musi VI sepanjang 925 meter yang menghubungkan Kelurahan 32 Ilir dan Kelurahan 3-4 Ulu di Kota Palembang mulai dilintasi kendaraan. Sebelumnya jembatan itu diresmikan Gubernur Sumsel pada 30 Desember 2020.
Pemprov Sumsel membuka Jembatan Musi VI pada Rabu (6/1) sore. Ratusan masyarakat langsung melintasi jembatan dengan berjalan kaki, bersepeda, sepeda motor, maupun mobil pribadi yang diatur ketat personel dishub dan polisi.
”Untuk kendaraan tonase berat belum boleh melintas,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumsel Darma Budhi seperti dilansir dari Antara saat meninjau operasional Jembatan Musi VI.
Tingginya antusias warga memaksa personel kepolisian harus berkali-kali patroli guna membubarkan pengendara yang berhenti di atas jembatan untuk berswafoto karena menimbulkan kemacetan. Selain itu, agar tidak menimbulkan kerumunan.
Meski proses pengerjaan jembatan berbiaya Rp 548 miliar itu sudah selesai, menurut Darma Budhi, akses dari dan menuju jembatan itu masih harus diperluas agar terhubung dengan jalan raya di Seberang Ilir serta Seberang Ulu.
”Dari pangkal Jembatan Musi VI sisi Seberang Ulu, akses jalan akan ditembuskan sejauh 700 meter lagi ke Jalan Lintas Sumatera. Saat ini telah dilakukan penimbunan sepanjang 400 meter,” tutur Darma Budhi.
Sedangkan dari pangkal sisi Seberang Ilir, lanjut dia, akses telah terhubung ke Jalan Sultan Mohammad Mansyur, namun badan jalan dinilai terlalu sempit. Sehingga, akan dilebarkan lagi empat meter ke kiri dan kanan jalan sepanjang 2,3 kilometer sampai terhubung ke Jalan Demang Lebar Daun.
Selain membangun struktur jembatan berbentuk busur, PUPR Bina Marga Sumsel juga menambahkan permainan lampu warna-warni yang akan mempercantik jembatan pada malam hari. Darma Budhi menyebut, lampu warna-warni hanya dinyalakan setiap akhir pekan.
”Senin sampai Jumat kami hidupkan lampu pijar. Sabtu dan Minggu baru lampu warna-warni dari pukul 20.00–01.00 WIB,” kata Darma Budhi.
Kepala Dinas Perhubungan Sumsel Nelson Firdaus mengatakan, dishub bersama Satlantas Polrestabes Palembang akan memberlakukan rekayasa lalu lintas di kedua ujung jembatan selama sepekan ke depan.
”Kami perlu mengevaluasi di mana saja titik-titik kemacetan untuk dipasang rambu-rambu serta mengatur arus yang tepat dari dan menuju Jembatan Musi VI,” ujar Nelson Firdaus.
Jembatan Musi VI memiliki panjang total 925 meter, lebar 11,5 meter dengan dua ruas jalan dan trotoar selebar 1,5 meter, serta tinggi terhadap permukaan air Sungai Musi 13 meter dan kapasitas muatan sumbu 8 ton.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/3Q5jylVJaog

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
