
Ketua IDI Cabang Bandarlampung dr Aditya M. Biomed. Dian Hadiyatna/Antara
JawaPos.com–Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bandarlampung meminta tahap pilkada yang sedang berjalan ditunda terlebih dahulu. Sebab, dikhawatirkan menjadi peluang bagi persebaran Covid-19 di masyarakat.
”Saya sangat setuju bila pilkada ini ditunda,” Kata Ketua IDI Cabang Bandarlampung Aditya M. Biomed seperti dilansir dari Antara di Bandarlampung, Senin (21/9).
Menurut dia, IDI se-Indonesia memang sepakat agar pilkada tahun ini ditunda pelaksanaannya. Sebab, penambahan kasus Covid-19 masih cukup tinggi setiap hari. Di Kota Bandarlampung saja, lanjut dia, kasus baru Covid-19 setiap hari masih tinggi dan telah menyebar di 20 kecamatan. Sehingga memang akan riskan jika pilkada tetap dilangsungkan.
”Kami mengkhawatirkan jangan-jangan pilkada ini akan menimbulkan klaster baru,” kata Aditya.
Apalagi, lanjut dia, belum ada larangan bahwa calon kepala daerah boleh mengumpulkan massa dan mengadakan konser musik dan sebagainya saat kampanye. Sehingga, hal itu berpotensi terjadinya persebaran virus korona.
Namun, menurut dia, jika memang terpaksa pilkada harus dilaksanakan pada 9 Desember seharusnya ada antisipasi-antisipasi dari pihak penyelenggara.
”Harus ada aturan yang tegas atau alternatif jika pilkada tetap akan dilaksanakan. Bisa saja memperketat aturan dengan tidak ada kegiatan pengumpulan massa atau konser musik,” kata Aditya.
Dia menegaskan yang terpenting pada pelaksanaan pilkada serentak tersebut tidak dinodai dengan banyaknya masyarakat yang terpapar oleh virus korona.
Di Kota Bandarlampung hingga kini kasus konfirmasi positif Covid-19 berjumlah 272 orang dengan pasien yang sudah selesai isolasi 178 dan kasus kematian akibat virus tersebut berjumlah 17 orang.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=yt89Q7CygZo

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
