
Ilustrasi tim Gugus Tugas Kota Sorong melakukan sterilisasi Lokalisasi Malanu pasca sembilan PSK positif Covid-19. Ernes Kakisina/Antara
JawaPos.com–Dua pasien positif Covid-19 klaster lokalisasi Malanu, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, diduga telah kabur meninggalkan Kota Sorong. Mereka diduga meninggalkan Kota Sorong menggunakan pesawat melalui Bandara Domine Eduard Osok menuju Malang.
Berdasar hasil penelusuran tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kota Sorong, kedua pasien positif Covid-19 klaster lokalisasi Malanu kabur saat hendak dijemput untuk menjalani karantina di Diklat Kampung Salak. Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sorong Herlin Sasabone seperti dilansir dari Antara mengatakan, berdasar informasi yang dihimpun tim gugus tugas di lapangan, kedua pasien Covid-19 klaster lokalisasi Malanu tersebut telah meninggalkan Kota Sorong.
”Kami mendapatkan informasi bahwa kedua pasien positif Covid-19 klaster lokalisasi Malanu tersebut sudah berada di Malang. Namun tim terus menggali informasi tentang kebenaran informasi tersebut,” ujar Herlin Sasabone.
Pernyataan tersebut diperkuat dengan pengakuan rekan-rekannya yang sedang menjalani karantina di Diklat Kampung Salak. Kedua pasien kabur tersebut memberi kabar sudah berada di Malang. Tim pencari informasi gugus tugas menduga kedua pasien positif Covid-19 klaster lokalisasi Malanu tersebut memalsukan tes cepat (rapid test) sehingga bisa lolos penerbangan meningkatkan Kota Sorong.
Kepala Bandara Domine Eduard Osok Sorong Rasburhany Umar secara terpisah mengatakan, pengawasan di Bandara Domine Eduard Osok sangat ketat. Apalagi dalam pemeriksaan dokumen kesehatan penumpang oleh pihak Karantina Kesehatan Pelabuhan. Setiap penumpang wajib menunjukkan dokumen kesehatan tes cepat non reaktif yang telah dilakukan verifikasi oleh Karantina Kesehatan Pelabuhan, baru bisa masuk ke dalam ruang terminal Bandara Domine Eduard Osok.
Menurut dia, saat penumpang melakukan check-in, petugas maskapai juga akan melakukan pemeriksaan dokumen kesehatan tes cepat penumpang apakah sudah diverifikasi Karantina Kesehatan Pelabuhan.
”Jika ditemukan penumpang yang hasil tes cepat reaktif tidak akan diberangkatkan, jadi saya meragukan dua orang pasien positif Covid-19 klaster lokalisasi Malanu tersebut lolos penerbangan di Bandara Domine Eduard Osok Sorong,” ujar Rasburhany Umar.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=3qrQ-XJBBxM

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Analisis Prediksi Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kans Besar Three Lions Lolos ke Semifinal!
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: Tembok Tebal La Roja Bakal Sulitkan Setan Merah!
Rekor 12 Pertemuan Norwegia vs Inggris: Three Lions Superior, Mampukah Erling Haaland Cs Mematahkan Dominasi?
Sepak Bola Indonesia Berduka, Tokoh Suporter Persebaya Surabaya Andie Peci Meninggal Dunia
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
