
BERHARAP DITEMUKAN: Sejumlah warga menabuh peralatan dapur untuk mencari seseorang yang hilang di Desa Beratkulon, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto. (Rizal Amrulloh/Jawa Pos Radar Mojokerto)
Sebagian masyarakat Kabupaten Mojokerto masih kental dengan adat dan budaya warisan nenek moyang. Itu ditandai dengan tetap dilestarikannya sejumlah tradisi. Baik yang bersifat tahunan seperti ruwatan maupun yang dilakukan secara kondisional atau dilaksanakan jika ada kejadian tertentu.
---
ADA tradisi yang namanya cukup unik, yaitu buk-buk neng. Ritual itu digelar hanya ketika terjadi orang atau anggota keluarga yang hilang. Tradisi tersebut hingga kini masih bisa dijumpai di Kabupaten Mojokerto, khususnya di wilayah utara Sungai Brantas.
Iwan Abdillah, pemerhati sejarah dan folklor Mojokerto, menjelaskan, belum ada catatan pasti kapan awal mula buk-buk neng diterapkan masyarakat Mojokerto. Diperkirakan, ucap dia, tradisi itu dilakukan sejak era Kerajaan Majapahit. Kemudian, tradisi tersebut tetap dilanjutkan pada generasi berikutnya.
’’Masyarakat menggelar buk-buk neng untuk mencari orang hilang yang dianggap tak wajar,’’ terangnya. Artinya, lanjut Iwan, hilangnya orang tersebut dikaitkan dengan hal yang mistis. Masyarakat meyakini bahwa seseorang yang hilang itu sedang disembunyikan atau dibawa makhluk halus ke dunia gaib.
Menurut Iwan, buk-buk neng biasanya dilaksanakan ketika sudah dilakukan upaya pencarian, tapi tidak kunjung ditemukan selama berhari-hari. ’’Masyarakat memercayai bahwa orang tersebut sedang didekap oleh makhluk tak kasat mata sehingga secara fisik tidak bisa terlihat,’’ paparnya.
Oleh karena itu, digelarlah buk-buk neng sebagai upaya terakhir dalam melakukan pencarian. Dalam tradisi tersebut, penyisiran dilakukan dengan membawa berbagai peralatan dapur. Mulai tampah, ebor, wajan, dandang, panci, hingga alat untuk memasak lainnya. Kemudian, dilakukan penelusuran dengan berkeliling di sekitar lokasi hilangnya seseorang sambil berteriak memanggil nama korban.
Peralatan dapur itu juga ditabuh secara beramai-ramai hingga menciptakan kegaduhan. Oleh karena itu, ritual tersebut dilakukan dengan mengajak anggota keluarga dan tetangga sekitar. Dengan bunyi-bunyian itu, makhluk halus dipercaya akan mengikuti irama hingga melepaskan dekapan orang yang dicari. Diharapkan, melalui ritual buk-buk neng, orang yang dicari bisa ditemukan kembali.
Nama buk-buk neng diambil dari suara peralatan dapur saat ditabuh. Peralatan yang terbuat dari kayu atau bambu mengeluarkan bunyi buk saat dipukul. Sementara itu, peralatan yang terbuat dari logam seperti wajan, panci, dan dandang menghasilkan bunyi neng.
’’Ketika ada bunyi buk dan neng itu, entah demit atau makhluk halusnya berjoget. Akhirnya, tanpa disadari, orang yang didekap lepas sehingga dapat terlihat kembali,’’ ujarnya.
Iwan menambahkan, sebelum dilakukan ritual buk-buk neng, anggota keluarga biasanya menggelar selamatan. Selain memanjatkan doa, mereka mengirimkan sesaji di lokasi hilangnya korban.
’’Terlepas percaya atau tidak, biasanya setelah dilakukan buk-buk neng, orang yang dicari bisa ditemukan. Baik itu dalam keadaan hidup atau sekadar menemukan jasadnya,’’ jelas alumnus Universitas Airlangga (Unair) jurusan Antropologi Sosial itu.
Tentang Ritual Buk-Buk Neng

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
