Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Juli 2019 | 23.46 WIB

Heboh! Warga Temukan Sungai Bawah Tanah

Sungai bawah tanah. (Radar Solo/ Jawa Pos Group) - Image

Sungai bawah tanah. (Radar Solo/ Jawa Pos Group)

JawaPos.com - Musibah kekeringan melanda beberapa daerah di Indonesia. Namun, ada yang berbeda di daerah Jawa Tengah. Warga Dusun Jenar, Desa Pracimantoro, Kecamatan Pracimantoro menemukan sungai bawah tanah saat melaksanakan penambangan batu.

Kejadian penemuan sungai bawah tanah itu pertama kali oleh Misran, 50 warga setempat. Saat itu dia sedang memecah batu di tanah tegalan. Setelah memecah batu, tanah di bawahnya amblas ke bawah. Lalu jadilah lubang berdiameter 50 meter.

”Ditemukan Sabtu (29/6) sekitar pukul 13.00. Saat itu ada warga yang menambang batu, kaget begitu menemukan tanah amblas,” kata Warsito, Camat Pracimantoro, seperti dikutip Radar Solo (Jawa Pos Group), Rabu (3/7).

Menurut Warsito, dari permukaan tanah sampai ke permukaan air diperkirakan hanya 4-5 meter. Kemudian, dari pengukuran kedalaman air sementara sekitar 5 meter. ”Tadi kami coba ukur gunakan tali yang ujungnya kita ikat batu. Kedalaman air 5 meter, itupun belum sampai dasar,” ujar Warsito.

Dari permukaan tanah, kata Warsito tampak air yang jernih. Air terlihat membentuk pusaran air seperti air mengalir. Bahkan, membentuk rongga sehingga tampak seperti kolam air yang luas di bawah tanah. ”Jarak penemuan sungai bawah tanah dengan pemukiman jauh, sekitar 50 meter sampai 100 meter,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri Bambang Haryanto mengatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan pengecekan terlebih dahulu terkait lokasi dan potensi guna langkah pemanfaatannya. Tentunya, kata Bambang dengan koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan dan pihak desa sekaligus untuk koordinasi dinas teknis guna mengukur debit airnya.

”Dusun Jenar maupun Desa Pracimantoro tidak termasuk desa terdampak kekeringan. Namun jika berdasarkan kajian teknis air tersebut bisa dimanfaatkan, maka bisa untuk supai air ke desa atau wilayah lain yang terdampak kekeringan. Ini bisa jadi solusi mengurangi persoalan kebutuhan air di daerah Wonogiri bagian selatan,” kata Bambang.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore