Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Maret 2019 | 16.57 WIB

Kepincut Mangga Gedong Gincu, Bantuan Petani Naik 100 Persen

Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat berbincang dengan petani di Cirebon, Jawa Barat. - Image

Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat berbincang dengan petani di Cirebon, Jawa Barat.

JawaPos.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kembali menyambangi para petani. Kali ini, dirinya menyempatkan diri bertatap muka dengan 6000 petani, santri, penyuluh dan perangkat desa di Stadion Ranggajati, Kabupaten Cirebon.


Bertemakan Pertanian Modern, Maju dan Lestari, Petani Kabupaten Cirebon Sejahtera, para peserta penuh suka cita menyambut kedatangannya.


Tidak tanggung-tanggung, dalam waktu kurang lebih satu jam, dirinya menggelontorkan anggaran Rp 27 miliar untuk sektor pertanian. Anggaran ini tentunya bukti keseriusan pemerintah mengurangi angka kemiskinan.


"Bantuan hari ini yang kami bawa Rp 27 miliar. Insya Allah ayam ada 340 ribu ekor dan itu kita berikan kepada masyarakat yang di bawah garis kemiskinan," kata Amran lewat keterangan tertulisnya, Jumat (29/3).


Tiap keluarga nantinya mendapat 50 ekor. Amran optimistis hal itu bisa meningkatkan pendapatan mereka.


"Insyaallah Rp 3-4 juta karena yang dikatakan miskin adalah Rp 1,4 juta. Ini akan jadi solusi permanen bagi saudara-saudara kita berada di bawah garis kemiskinan," ucap Amran diselingi gemuruh tepuk tangan.


Amran menekankan bahwa fokus pemerintah salah satunya terpusat pada sektor pangan. Sektor pertanian mampu menurunkan angka inflasi.


“Dahulu sebelum era Bapak Jokowi, inflasi mencapai 10 persen dan itu terburuk no 3 di dunia, namun pada 2017 inflasi turun menjadi 1 persen," sambungnya.


Amran menjelaskan, Pendapatan Domestik Bruto sektor pertanian pada 2014 senilai Rp 994 triliun. Angka ini meningkat drastis menjadi Rp 1.464 triliun. Dirinya mengapresiasi capaian ini berkat kerja keras semua pihak.


Beberapa perubahan signifikan juga mulai tercapai, antara lain penegakan supremasi hukum di lingkup internal bahkan melakukan tindakan kepada para mafia pangan.


Mengenai potensi hortikultura di Cirebon, Amran memuji dan bangga dengan mangga gedong gincu. Buah khas daerah ini melenggang lancar ke pasar internasional.


Melihat potensi yang ada, dirinya langsung menginstruksikan agar bantuan benih yang tadinya 1000 pohon, dinaikkan dua kali lipat.


“Bahkan mangga Indonesia sudah ekspor yaitu mangga gedong gincu. Kami minta tambahkan dua kali lipat dari jatahnya. Inisiasi Pak Bupati luar biasa. Kami doakan semoga beliau meneruskan perjuangan di Cireboin ini. Kami juga minta kepada jajaran kami untuk memperjuangkan bantuan yang ada di Cirebon ini," tegasnya.


Tak hanya mangga, Mentan juga menyinggung keberhasilan bawang merah lokal yang turut mewarnai pasar ekspor. Capaian ini berkat kerja keras para petani.


"Bawang merah dulu kita impor, sekarang kita ekspor ke enam negara antara lain Malaysia, Singapura, Filipina dan beberapa negara lain," tuturnya.

Editor: Imam Solehudin
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore