
Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat berbincang dengan petani di Cirebon, Jawa Barat.
JawaPos.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kembali menyambangi para petani. Kali ini, dirinya menyempatkan diri bertatap muka dengan 6000 petani, santri, penyuluh dan perangkat desa di Stadion Ranggajati, Kabupaten Cirebon.
Bertemakan Pertanian Modern, Maju dan Lestari, Petani Kabupaten Cirebon Sejahtera, para peserta penuh suka cita menyambut kedatangannya.
Tidak tanggung-tanggung, dalam waktu kurang lebih satu jam, dirinya menggelontorkan anggaran Rp 27 miliar untuk sektor pertanian. Anggaran ini tentunya bukti keseriusan pemerintah mengurangi angka kemiskinan.
"Bantuan hari ini yang kami bawa Rp 27 miliar. Insya Allah ayam ada 340 ribu ekor dan itu kita berikan kepada masyarakat yang di bawah garis kemiskinan," kata Amran lewat keterangan tertulisnya, Jumat (29/3).
Tiap keluarga nantinya mendapat 50 ekor. Amran optimistis hal itu bisa meningkatkan pendapatan mereka.
"Insyaallah Rp 3-4 juta karena yang dikatakan miskin adalah Rp 1,4 juta. Ini akan jadi solusi permanen bagi saudara-saudara kita berada di bawah garis kemiskinan," ucap Amran diselingi gemuruh tepuk tangan.
Amran menekankan bahwa fokus pemerintah salah satunya terpusat pada sektor pangan. Sektor pertanian mampu menurunkan angka inflasi.
“Dahulu sebelum era Bapak Jokowi, inflasi mencapai 10 persen dan itu terburuk no 3 di dunia, namun pada 2017 inflasi turun menjadi 1 persen," sambungnya.
Amran menjelaskan, Pendapatan Domestik Bruto sektor pertanian pada 2014 senilai Rp 994 triliun. Angka ini meningkat drastis menjadi Rp 1.464 triliun. Dirinya mengapresiasi capaian ini berkat kerja keras semua pihak.
Beberapa perubahan signifikan juga mulai tercapai, antara lain penegakan supremasi hukum di lingkup internal bahkan melakukan tindakan kepada para mafia pangan.
Mengenai potensi hortikultura di Cirebon, Amran memuji dan bangga dengan mangga gedong gincu. Buah khas daerah ini melenggang lancar ke pasar internasional.
Melihat potensi yang ada, dirinya langsung menginstruksikan agar bantuan benih yang tadinya 1000 pohon, dinaikkan dua kali lipat.
“Bahkan mangga Indonesia sudah ekspor yaitu mangga gedong gincu. Kami minta tambahkan dua kali lipat dari jatahnya. Inisiasi Pak Bupati luar biasa. Kami doakan semoga beliau meneruskan perjuangan di Cireboin ini. Kami juga minta kepada jajaran kami untuk memperjuangkan bantuan yang ada di Cirebon ini," tegasnya.
Tak hanya mangga, Mentan juga menyinggung keberhasilan bawang merah lokal yang turut mewarnai pasar ekspor. Capaian ini berkat kerja keras para petani.
"Bawang merah dulu kita impor, sekarang kita ekspor ke enam negara antara lain Malaysia, Singapura, Filipina dan beberapa negara lain," tuturnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
