
Karopenmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Prayugo/Dok.JawaPos.com)
JawaPos.com - Polisi masih melakukan penyelidikan mendalam usai ledakan kedua di Jalan Cendrawasih, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga, Rabu dini hari (13/3). Istri terduga pelaku peledakan nekat meledakkan diri bersama anaknya setelah upaya negosiasi semalam suntuk gagal.
Sebelumnya Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri menangkap AH di kawasan itu. Densus juga menggeledah satu unit rumah di Jalan Kutilang, Kelurahan Habil, Kota Sibolga, Selasa (12/3). Rumah tersebut diketahui milik warga bermarga Simanjuntak. Warga juga menyebut, Simanjuntak adalah mertua dari AH.
Dari dalam rumah, tim dikabarkan mengamankan bahan peledak. Warga yang melihat juga tak menyangka. Mereka kaget karena rumah itu tiba-tiba digerebek.
"Tiba-tiba banyak polisi. Kami pun bingung," ujar warga yang tak ingin disebutkan namanya.
Saat ditanya warga, bahan peledak yang diamankan beratnya 30 kg. Pemilik rumah juga tidak mengetahui kenapa ada bahan peledak di dalam rumahnya.
Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo juga membenarkan soal bahan peledak yang diamankan. Bahan peledak yang didapat itu sama dengan yang disita di Lampung, milik tersangka Rin. Jumlahnya juga lebih banyak.
"Di Sibolga ada yang sudah terakit atau pun belum terakit," ujar Dedi di Kota Medan, Rabu (13/3).
Bom itu dirakit dari potasium, pipa paralon, paku, mur, dan baut. Biasa disebut dengan bom lontong. Daya ledaknya juga tergolong besar.
"Sasarannya aparat keamanan. Sama sekali tidak ada kaitannya dengan pemilu," ujarnya.
Dari tiga orang yang sudah diamankan masih terkait dalam jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang berafiliasi dengan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Polisi sudah menjejaki jaringan ini sejak 20 tahun silam.
"Masyarakat kita harus tetap tenang. Percayakan pada aparat keamanan," pungkasnya.
Tim di lapangan masih menunggu hasil penyelidikan dari tim Laboratorium Forensik dan Inafis untuk mengetahui identitas korban yang meledakkan diri. Namun tim belum bisa masuk ke lokasi. Sebab mereka menduga masih ada bom aktif yang tersisa.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
