Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 Januari 2019 | 12.05 WIB

Kasihan! Ditabrak Truk, Kaki Pria Ini Putus dan Tewas Seketika

NAHAS: Insiden kecelakaan maut menelan nyawa Hendra (dalam mobil) warga Jalan Jaga Kaha, Bukit Liti, Pulpis. Korban tewas setelah mengalami luka berat putus kaki. - Image

NAHAS: Insiden kecelakaan maut menelan nyawa Hendra (dalam mobil) warga Jalan Jaga Kaha, Bukit Liti, Pulpis. Korban tewas setelah mengalami luka berat putus kaki.

JawaPos.com - Insiden kecelakaan maut lagi-lagi terjadi di wilayah Kota Palangka Raya. Kali ini menyebabkan melayangnya nyawa Hendra, 33, warga Jalan Jaga Kaha, Bukit Liti, Pulpis, dengan kondisi tragis, yakni kaki kanan putus. Peristiwa nahas itu terjadi di Jalan Petuk Bukit Km 56 Arah Rakumpit, Jumat (28/12).


Hendra tewas seketika usai sepeda motor Yamaha Fiz R KH 3248 AQ yang dikendarainya membonceng Suhardi, 24, keluar jalan raya tanpa memperhatikan arus lalu lintas. Keduanya tiba-tiba dihantam truk bernopol AE 9024 UE yang dikemudikan Paying, 42, warga Jalan Tempo Telon.


Kini peristiwa laka lantas itu sudah ditangani unit Laka Lantas Polres Palangka Raya. Belum ada penetapan tersangka atas kejadian ini sebab masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut. Kedua kendaraan pun sudah diamankan untuk dijadikan barang bukti.


Atas peristiwa itu,  Suhardi mengalami luka pada lengan tangan kanan, serta lecet, robek, memar, dan bengkak di lutut sebelah kanan. Sedangkan pengemudi truk, Paying, tidak ada luka, hanya mengalami syok.


Kasat Lantas AKP Anang, Sabtu (29/12) menerangkan, sebelum terjadinya kecelakaan itu, dump truck Dyna bernopol AE 9024 UE yang dikemudikan oleh Paying meluncur dari Tangkiling menuju ke arah Rakumpit. Kecelakaan maut itu terjadi sesampainya di Jalan Petuk Bukit Kilometer 56 Arah Rakumpit.


Saat itu secara tiba-tiba tiba keluar sepeda motor Yamaha FIZ R bernopol KH 3248 AQ. Kendaraan itu dikendarai oleh Hendra, berboncengan bersama Suhardi dari arah Desa Petuk Bukit. Tanpa memperhatikan arus lalu lintas yang ada di sekitar, pengendara sepeda motor tersebut langsung berbelok.


Kemudian, karena kecepatan yang sangat tinggi dan pengendara sepeda motor tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya, mereka tertabrak bagian pengaman sasis sebelah kanan truk tersebut. "Sampai akhirnya keduanya terkapar dan Hendra tewas di lokasi dengan kondisi memprihatinkan," terang Anang dikutip dari Radar Sampit (Jawa Pos Group), Selasa (1/1).


Dilanjutkannya, sementara hasil pemeriksaan olah TKP, diketahui penyebab kecelakaan diduga karena pengendara sepeda motor tidak memperhatikan arus lalu lintas di sekitar. Selain itu tidak bisa mengendalikan laju kendaraan dan langsung berbelok sehingga menabrak pengaman sasis sebelah kanan truk tersebut.


"Kami belum ada penetapan tersangka karena masih lidik. Intinya saya harap hal ini bisa menjadi pembelajaran. Karena ada 25 nyawa melayang dalam kurun waktu satu tahun ini dan semoga tidak bertambah. Ingat, jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas," pungkas perwira pertama Polri ini.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore