Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 28 Juli 2018 | 23.48 WIB

Marlis Rahman Dikebumikan Tanpa Penghormatan Terakhir

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno menyampaikan belasungkawa dan penghormatan sebelum jenazah almarhum Marlis Rahman diantar ke pandan pakuburan dari kediamannya, kawasan Ulu Gadut, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sabtu (28/7) - Image

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno menyampaikan belasungkawa dan penghormatan sebelum jenazah almarhum Marlis Rahman diantar ke pandan pakuburan dari kediamannya, kawasan Ulu Gadut, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sabtu (28/7)

JawaPos.com - Mantan Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Marlis Rahman mangkat di usia ke 76 tahun, Sabtu (28/7) pagi di kediamannya, kawasan Perumahan Dosen Unand, Ulu Gadut, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.


Lazimnya, sebagai mantan pejabat Negara, sebelum dimakamkan, jenazah terlebih dahulu dibawa ke kantor Gubernur Sumbar. Hal itu dilakukan sebagai penghormatan terakhir bagi almarhum yang telah berjasa untuk daerah. Namun, karena permintaan keluarga, jenazah mantan Rektor Universitas Andalas (Unand) itu urung dibawa ke Kantor Gubernur.


"Dengan alasan pihak keluarga, maka jenazah Bapak Marlis Rahman tidak jadi dibawa ke kantor Gubernur untuk acara penghormatan terakhir," kata Kasubag Pemberitaan Biro Humas Setda Pemprov Sumbar, Fadli Junaidi, Sabtu (28/7).


Informasinya, almarhum dikebumikan langsung, Sabtu (28/7) sekitar pukul 15.00 WIB di pandan pakuburan Limau Manis, Kecamatan Lubuk Kilangan yang tak jauh dari kediaman almarhum.


Selain keluarga besar, kepergian Marlis Rahman ke tempat peristirahatan terakhir, turut dilepas dan diantar Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno bersama Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit.


Kepala Biro Humas Pemprov Sumbar, Jasman Rizal yang turut melayat almarhum mengatakan, kabar meninggalnya Marlis Rahman berhembus sejak pukul 07.00 WIB. Namun, dari informasi di kediaman duka, almarhum wafat usai salat subuh.


Seperti biasa, terang Jasman, sehabis menunaikan ibadah subuh, almarhum Marlis selalu ke kamar mandi. "Biasanya, setiap ke kamar mandi, selalu didampingi dan dipantau oleh sang istri," kata Jasman yang tidak mendetailkan sakit yang diderita Marlis Rahman.


Namun, Sabtu (28/7) pagi itu, almarhum ke kamar mandi tanpa diketahui sang istri yang ketiduran usai salat subuh. Istrinya baru mengetahui saat terbangun dan langsung ke kamar mandi, alangkah terkejutnya sang istri, saat mendapati almarhum dalam keadaan tertelungkup.


"Untuk memastikan kondisi beliau, pihak keluarga lalu memanggil dokter. Hasilnya, dokter menyatakan beliau wafat dan tidak sempat di bawa ke Rumah Sakit," tuturnya.


Di sisi lain, sebelum berkecimpung di panggung eksekutif, Marlis dikenal aktif di dunia akademis. Bekas Mantan Rektor asal Bukittinggi itu menempun pendidikan sarjana di FMIPA Universitas Andalas, sebelum kemudian menempuh pendidikan master dan doktor di University of Ohio, Amerika Serikat (AS). Selain aktif sebagai Ketua PMI hingga akhir hayatnya, Marlis juga pernah menjabat sebagai Ketua ICMI Sumbar.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore