
Rafa masih dirawat intensif di RS Polri, Jakarta Timur. Dia menjadi korban pelemparan batu di kawasan Jalan Juanda.
JawaPos.com – Teror lempar batu kembali terjadi. Jika sebelumnya menimpa pengendara mobil di jalan tol, kali ini menyasar ruas Jalan Juanda, Depok, Jawa Barat.
Korbannya adalah Rafa Ismail Fahrezi, 9. Dia ditimpuk batu konblok ketika melintas bersama orang tuanya, Jumat (15/6) malam. Akibat insiden tersebut, wajah Rafa berlumuran darah serta patah tulang rahang.
"Sekarang masih dirawat intensif di RS Polri (Jakarta Timur)," kata orang tua Rafa, Hendy Permana dilansir Metro Depok (Jawa Pos Grup), Rabu (20/6).
Hendy menuturkan pada malam tersebut dirinya bersama sang istri, Fitri beserta anaknya, Rafa melintas di Jalan Juanda dengan menggunakan motor Vario bernomor polisi B 6227 ZIA ke arah Margonda.
“Saya melihat sebelah kiri kami ada seorang laki-laki berjalan kaki seorang diri dengan ciri-ciri perawakan sedang usia sekitar 43 tahunan,” tuturnya.
Tiba-tiba, lanjut Hendy, orang tersebut mengambil konblok utuh dipinggir Jalan Juanda dan langsung dilemparkan ke arah dirinya sambil berlari dari arah samping. Konblok tersebut pun mengenai tangan kirinya lalu kemudian mengenai muka anaknya.
“Saat melintas dengan kecepatan tidak kencang, biasa saja. Pas lagi arah Margonda tiba-tiba ada yang melempar batu konblok ke arah kami. Awalnya saya mengira hanya tangan saya yang kena. Ternyata anak saya juga malahan dia yang paling parah,” kata Hendy.
Sementara itu ibu korban, Fitri menjelaskan kalau saat dilempar batu anaknya duduk dibagian depan sepeda motor.
“Pas lagi jalan anak saya bilang sakit. Saat saya lihat darahnya sudah mengucur banyak. Kita semua panik, cuma ada satu orang bapak-bapak yang menolong,” katanya.
Fitri mengatakan, dia dan suaminya tak sempat melihat siapa pelaku pelempar batu itu. Sebab mereka saat itu berusaha melarikan Raffa ke rumah sakit.
“Kita cuma fokus sama anak. Saya langsung bawa ke rumah sakit. Yang parah hidungnya, ini lagi operasi. Selain hidung rahang, pipi dan giginya juga kena,” kata Fitri.
Akibat kejadian itu, anaknya Rafa mengakibatkan pendarahan dari hidung dan mulut. Selanjutnya langsung dibawa ke rumah sakit di Margonda.
Sesampainya di rumah sakit, banyak dokter yang sedang cuti. Karena itulah, Rafa pun dirujuk ke RS Polri Kramat Jati sekitar pukul 02.00 WIB.
“Saya sampai di RS Polri dan langsung diberikan pertolongan di IGD dan saat ini anak saya dalam perawatan di ICU B lantai 2,” tandasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
