
Tim BKSDA Aceh melakukan indentifikasi pada Paus Sperma yang mati terdampar di Desa Baro Bugeng, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur.
JawaPos.com - Seekor paus berusia setengah abad yang terdampar dengan kondisi mati di Desa Baro Bugeng, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, Aceh, beberapa hari lalu. Hal ini diungkapkan Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Sapto Aji Prabowo dalam keterangannya, Selasa (19/6).
Sapto menjelaskan, paus mati tersebut sesuai hasil ground check diketahui mamalia itu berjenis Sperm Whale Physeter Macrocophalus.
"Paus tersebut berjenis kelamin jantan. Keadaan paus sudah membusuk, terutama di bagian perut," ujarnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tim BKSDA Aceh pada paus tersebut diketahui panjang total 15,5 meter dan panjang batas ekor 14,8 meter. Kemudian sirip 1,2 meter, lebar ekor 3,3 meter, lebar bagian depan 3,9 meter, dan lebar belakang sekitar 2,4 meter.
"Dengan dimensi itu, perkiraan berat paus sekitar 13,7 ton. Umur lebih dari lima puluh tahun," sebut Sapto.
BKSDA Aceh tidak bisa memastikan kematian paus berukuran jumbo itu. Namun kematiannya diprediksi karena beberapa sebab, termasuk salah satunya sakit.
"Secara pasti (tentu) perlu penelitian, tapi secara teori ada beberapa hal. Seperti sakit, kemudian memisahkan diri dari kelompok. Paus sakit cenderung ke pinggir untuk hindari predator. Mencari plankton sampai ke pinggir, terus terdampar. Plankton banyak di perairan dangkal," paparnya.
Selain beberapa sebab di atas, kematian puas juga bisa disebabkan oleh gangguan navigasi. Karena paparan sonar (seismic activity) bisa memengaruhi kesehatan atau keadaan paus.
Paus ini awalnya ditemukan Kepala Mukim Desa Baro Bugeng, M Husen pada Minggu (17/6). Ia melihat ada benda terdampar di pantai dan setelah diperiksa ternyata seekor paus yang sudah mati.
"Bapak M Husen kemudian menyampaikan ke masyarakat dan Pak Geucik Desa Baro Bugeng," tandasnya.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
