
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto.
JawaPos.com - Lebaran identik dengan tradisi mudik atau pulang ke kampung halaman. Terutama bagi mereka yang berada di perantauan. Namun, mudik merupakan hal langka bagi Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto.
Pria yang akrab disapa Santo ini merupakan lulusan Akabri tahun 1993. Artinya sudah 25 tahun dia menjadi seorang abdi negara. Selama menjadi polisi, Santo hanya tiga kali kembali ke kampung halamannya di Palembang, Sumatera Selatan. "Nggak pulang ke kampung halaman sejak dinas dan waktu pendidikan hanya tiga kali," ungkapnya kepada JawaPos.com.
Lama tak pulang ke Palembang, tentu membuat Santo sangat merindukan berbagai hal. Terutama masakan khas kampungnya. Jika selesai salat Ied, Santo dan keluarga biasanya akan makan bersama. Tidak ada tradisi sungkeman, hanya bermaaf-maafan yang biasa saja. "Yang paling dirindukan makanan khas kampung. Rendang di kampung sama rendang di sini itu beda," ucapnya.
Santo menyebut, makanan wajib yang harus ada saat lebaran adalah opor ayam. "Ada juga ketupat, sambal khusus dan makanan khusus lainnya. Sajian ini selalu ada di setiap Lebaran," tuturnya.
Pecinta seni fotografi itu sudah menjabat sebagai Kapolresta Pekanbaru sejak November 2016. Selama periode itu, sudah dua kali Lebaran dilewatinya di Kota Bertuah.
Selama menjabat sebagai pimpinan, Santo tak pernah absen dari tugasnya. Biasanya setelah salat Ied, Santo dan keluarga akan mengadakan open house bagi sanak saudara dan anggota Polresta Pekanbaru.
"Biasanya kami tidak melakukan cuti anggota. Kami seluruh anggota berkumpul bersama di kantor atau rumah dinas ataupun keluarga yang ingin datang ke Pekanbaru. Jadi kami bersama keluarga, tapi tetap melaksanakan tugas," katanya.
Tahun ini, Polreta Pekanbaru bekerja cukup keras. Sebab menjelang Lebaran, angka kriminalitas meningkat. Apalagi adanya atensi dari Kapolri mengenai isu terorisme. hal itu membuat pihak berwajib harus lebih waspada sewaktu-waktu.
"Selama Lebaran, keamanan kami tingkatkan. Salah satunya dengan melakukan patroli di kawasan penduduk. Gunanya untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Terutama bagi mereka yang mudik," tutupnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
