
MENINJAU: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau angkutan lebaran di Terminal Harjamukti, Kota Cirebon, Selasa (12/6).
JawaPos.com - Arus mudik masih berlangsung. Hingga H-3 Lebaran, setidaknya ada 12,6 pemudik yang sudah menuju kampung halamannya. Angka tersebut sekitar 2/3 dari 19 pemudik di Indonesia. Sementara sekitar 7,4 juta pemudik lainnya diprediksi berangkat pada H-3 hingga H-1 Lebaran.
Arus mudik diprediksi masih terus mengalami kenaikan pada H-2 dan H-1 mendatang. Baik pemudik yang menggunakan transpotasi darat, laut dan udara.
"Dua per tiga dari 19 juta pemudik di Indonesia sudah melakukan perjalanan. Jumlah itu dari hasil riset tim Kemenhub sebelum ada keputusan penambahan cuti Lebaran lalu. Prediksi puncak arus mudik masih belum terlihat, mungkin besok," ungkap Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat meninjau Angkutan Lebaran di Terminal Harjamukti, Kota Cirebon, Selasa (12/6).
Menurut Budi, pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi baik roda empat dan roda dua mengalami penurunan sebanyak 40 persen. Di lain sisi, moda angkutan transportasi umum seperti pesawat, kereta api, dan kapal laut mengalami kenaikan.
Bahkan penumpang moda transportasi udara mengalami kenaikan 14 persen. Padahal sebelumnya, Kemenhub memprediksi kenaikan moda transportasi udara hanya 9 persen.
"Ada beberapa angka-angka yang mengalami penurunan dan kenaikan. Kendaraan pribadi roda dua dan roda empat turun. Sementara arus lalu lintas di sejumlah tol lancar, kepadatannya turun, kecepatannya naik, angka kecelakaannya turun," paparnya.
Penambahan cuti bersama sangat mempengaruhi kelancaran arus mudik tahun ini. Hal itu membuat pemudik tidak terburu-buru sampai ke tujuan saat berkendara.
Ditambah beberapa ruas jalur tol sudah terhubung dari arah Jakarta hingga Surabaya. Sehingga pemudik bisa lebih nyaman melakukan perjalanan ke kampung halaman.
"Sebelum pengumuman cuti, riset dilakukan. Hasilnya, puncak arus mudik terjadi pada H-4 dan H-3. Tapi sekarang belum terjadi puncak arus mudik. Di beberapa tol relatif tak ada kendala apapun. Kepadatan kendaraan pun dalam batas wajar," tutur Budi.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
