Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 Juni 2018 | 22.11 WIB

Jelang Arus Mudik, Tol Soker Masih Digunakan Jemur Padi

MENGECEK: Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) Budi Setiyadi saat melakukan pengecekan jalan Tol Solo-Kertosono, Jumat (1/6). - Image

MENGECEK: Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) Budi Setiyadi saat melakukan pengecekan jalan Tol Solo-Kertosono, Jumat (1/6).

JawaPos.com - Tol Solo-Kertosono (Soker) akan difungsikan sebagai jalur Mudik Lebaran 2018. Sebelum resmi difungsikan, jasa marga diminta untuk menutup akses persimpangan di perkampungan atau yang biasa disebut jalur tikus. Hal ini diperlukan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pengguna jalan tol saat arus mudik dan balik Lebaran mendatang.


Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi mengatakan, akses jalan tol mulai dari Kartasura hingga Ngawi, Jawa Timur sudah layak untuk dilewati. Meskipun beberapa bagian masih dalam tahap penyelesaian.


"Jalannya memang masih fungsional. Tetapi kondisinya sudah siap semua. Nanti kategorinya fungsional tapi belum berbayar. Saat ini sudah cukup bagus sekitar 75 persen," terang Budi di sela meninjau kondisi Tol Soker, Jumat (1/6).


Selain jalur tikus yang sering dilintasi warga di perkampungan di sekitar jalan tol, hal lain yang perlu ditangani adalah banyaknya warga yang menggunakan jalan tol untuk aktivitas. Seperti adanya warga yang nekad menjemur padi di jalan tol.


Budi berharap Jasa Marga bisa membereskan kondisi ini. Sehingga masyarakat yang nantinya melintasi jalan tol tidak terganggu. "Nanti kalau sudah difungsikan, Jasa Marga agar menutup perlintasan. Jangan sampai tol yang sudah cukup bagus ini ada sepeda motor yang masuk. Tadi juga banyak masyarakat yang menjemur padi di jalan tol. Saya harap nanti H-7 dan H+7 sudah tidak ada lagi," ucapnya.


Rencananya, pembukaan jalan tol Solo-Ngawi dibagi beberapa kategori. Yakni ada yang fungsional dan ada yang operasional tapi belum berbayar. Sedangkan untuk Ngawi ke Wilangan sudah operasional dan berbayar.

Editor: Sofyan Cahyono
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore