
SEDUH KOPI: Para santri Pondok Pesantren Gedongan, Kabupaten Cirebon antusias mengikuti kegiatan Tadarus Kopi yang diadakan Forum Madani Ngopi.
JawaPos.com – Ada beragam cara mengenalkan dan melestarikan kopi nusantara kepada khalayak. Seperti halnya yang dilakukan oleh para pegiat kopi yang tergabung dalam Forum Marani Ngopi. Khusus di Bulan Ramadan, mereka melakukan kegiatan dengan melakukan safari ke sejumlah pondok pesatren di Cirebon.
Kegiatan tersebut mereka juluki dengan Tadarus Kopi. Dimana para penggiat kopi tersebut berbagi tips dan keahlian kepada para santri cara menyajikan kopi dari mulai menyeduh, memilih jenis kopi yang diinginkan hingga cara mencicipi kopi-kopi hasil racikan sendiri usai salat Tarawih.
Pegiat Forum Marani Ngopi Adri, menuturkan tujuan kegiatan tersebut yakni selain mengenalkan varian kopi nusantara juga sekaligus untuk melestarikan budaya ngopi di pesantren-pesantren. Terlebih momen Ramadan dipergunakan sebagai forum ibadah dan silaturahmi.
"Ternyata budaya ngopi di pesantren cukup tinggi. Kami ajak mereka mengajarkan cara menyeduh kopi dan mengenali cara menyeduh kopi dengan berbagai teknik," katanya usai Tadarus Kopi, Sabtu (26/5).
Dikatakannya, budaya ngopi di pondok pesantren, terutama Gedongan yang merupakan Pondok Pesantren yang paling tua, sudah jauh-jauh hari membudayakan ngopi sebelum Cirebon masuk dalam fase ueforia di dunia kopi.
Meskipun para santri hanya menggunakan alat tradisional menyeduh kopi, akan tetapi santri sudah lebih dulu membudayakan ngopi di pondok pesantren. Hal itu membuat Forum Marani Ngopi memilih tempat di pesantren untuk kegiatan Tadarus Kopi.
"Budaya ngopi santri di pondok ini bisa mencapai 20 kilo per minggunya. Ini luar biasa tingginya," kata dia.
Salah seorang pengasuh asrama Ponpes Gedongan, Gus Idrus, mengapresiasi inisiasi Forum Marani Ngopi Cirebon yang mau berbagi kopi dengan para santri Pondok Pesantren Gedongan.
Menurutnya, budaya ngopi santri cukup tinggi. Namun, untuk mengenal jenis kopi Nusantara masih minim. Sehingga santri perlu diedukasi jenis-jenis kopi Nusantara.
"Kami dari perwakilan pondok terimakasih sudah mengedukasi santri soal kopi, dan mencicipi kopi secara gratis," katanya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
