Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 27 Mei 2018 | 09.30 WIB

Tadarus Kopi, Cara Unik Lestarikan Kopi Nusantara

SEDUH KOPI: Para santri Pondok Pesantren Gedongan, Kabupaten Cirebon antusias mengikuti kegiatan Tadarus Kopi yang diadakan Forum Madani Ngopi. - Image

SEDUH KOPI: Para santri Pondok Pesantren Gedongan, Kabupaten Cirebon antusias mengikuti kegiatan Tadarus Kopi yang diadakan Forum Madani Ngopi.

JawaPos.com – Ada beragam cara mengenalkan dan melestarikan kopi nusantara kepada khalayak. Seperti halnya yang dilakukan oleh para pegiat kopi yang tergabung dalam Forum Marani Ngopi. Khusus di Bulan Ramadan, mereka melakukan kegiatan dengan melakukan safari ke sejumlah pondok pesatren di Cirebon.


Kegiatan tersebut mereka juluki dengan Tadarus Kopi. Dimana para penggiat kopi tersebut berbagi tips dan keahlian kepada para santri cara menyajikan kopi dari mulai menyeduh, memilih jenis kopi yang diinginkan hingga cara mencicipi kopi-kopi hasil racikan sendiri usai salat Tarawih.


Pegiat Forum Marani Ngopi Adri, menuturkan tujuan kegiatan tersebut yakni selain mengenalkan varian kopi nusantara juga sekaligus untuk melestarikan budaya ngopi di pesantren-pesantren. Terlebih momen Ramadan dipergunakan sebagai forum ibadah dan silaturahmi.


"Ternyata budaya ngopi di pesantren cukup tinggi. Kami ajak mereka mengajarkan cara menyeduh kopi dan mengenali cara menyeduh kopi dengan berbagai teknik," katanya usai Tadarus Kopi, Sabtu (26/5).


Dikatakannya, budaya ngopi di pondok pesantren, terutama Gedongan yang merupakan Pondok Pesantren yang paling tua, sudah jauh-jauh hari membudayakan ngopi sebelum Cirebon masuk dalam fase ueforia di dunia kopi.


Meskipun para santri hanya menggunakan alat tradisional menyeduh kopi, akan tetapi santri sudah lebih dulu membudayakan ngopi di pondok pesantren. Hal itu membuat Forum Marani Ngopi memilih tempat di pesantren untuk kegiatan Tadarus Kopi.


"Budaya ngopi santri di pondok ini bisa mencapai 20 kilo per minggunya. Ini luar biasa tingginya," kata dia.


Salah seorang pengasuh asrama Ponpes Gedongan, Gus Idrus, mengapresiasi inisiasi Forum Marani Ngopi Cirebon yang mau berbagi kopi dengan para santri Pondok Pesantren Gedongan.


Menurutnya, budaya ngopi santri cukup tinggi. Namun, untuk mengenal jenis kopi Nusantara masih minim. Sehingga santri perlu diedukasi jenis-jenis kopi Nusantara.


"Kami dari perwakilan pondok terimakasih sudah mengedukasi santri soal kopi, dan mencicipi kopi secara gratis," katanya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore