
BERAHI: Salah satu rusa di Taman Balekambang tengah bersantai, Senin (23/4).
JawaPos.com - Dua orang pengunjung Taman Balekambang, Solo mengalami luka akibat diseruduk oleh rusa jantan yang sedang berahi. Bahkan satu dari dua korban tersebut harus dilarikan ke rumah sakit Brayat Minulya karena mengalami luka robek di bagian pantatnya.
Pihak pengelola mengimbau kepada para pengunjung untuk berhati-hati saat berwisata di Taman Balekambang yang lokasinya berada di Stadion Manahan tersebut.
Kepala Taman Balekambang, Sumeh mengungkapkan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Minggu (22/4) kemarin. Sekitar pukul 16.00 WIB seekor rusa yang tengah berahi tiba-tiba menyeruduk salah seorang pengunjung. Pengunjung yang kaget tidak sempat menghindar akhirnya mengalami luka.
"Sore itu memang kondisi Balekambang sedang ramai, dan tiba-tiba ada rusa yang berahi dan langsung menyeruduk pengunjung," ungkapnya kepada JawaPos.com, Senin (23/4).
Lebih lanjut Sumeh mengatakan, saat itu para pengunjung tidak menyadari bahwa salah satu rusa jantan tengah berahi. Mereka beraktivitas terlalu dengan rusa tersebut. Dan tanpa disadari, rusa marah dan langsung menyeruduk korban.
"Jumlah petugas kami terbatas, jadi kewalahan saat akan melakukan pengamanan," katanya. Keberadaan rusa jantan yang tengah berahi ini memang cukup berbahaya. Hal ini karena tanduk rusa yang tengah berahi biasanya lebih lancip karena sering digosok-gosokkan batang pohon.
Selain itu, rusa yang tengah berahi biasanya juga lebih mudah marah. Untuk itu, Sumeh mengimbau kepada para pengunjung untuk lebih berhati-hati saat berkunjung ke Taman Balekambang. Pihaknya juga tidak bisa melakukan karantina terhadap rusa tersebut.
"Dulu pernah dikarantina, tetapi kondisinya malah memprihatinkan. Jadi kami hanya mengimbau kepada pengunjung untuk berhati-hati," ungkapnya. Sementara itu, Senin (23/4) kemarin sejumlah petugas di Taman Balekambang terus melakukan pengawasan di kawasan taman.
Ini dilakukan untuk mengantisipasi jika ada rusa yang berahi dan mengancam keselamatan pengunjung. Para petugas juga membawa serta pentungan untuk menakut-nakuti rusa. "Pentungan ini untuk menakut-nakuti rusa agar tidak menyerang pengunjung lagi, karena tanduknya sangat berbahaya," kata salah seorang penjaga, Doni Prabowo.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
