
APK ILEGAL: KPU Kota Cirebon bersama unsur terkait menertibkan APK ilegal yang terpasang di titik-titik kota, Jumat (9/3)
JawaPos.com – Seluruh Alat Peraga Sosialisasi (APS) dan Alat Peraga Kampanye (APK) yang dinilai illegal di Kota Cirebon ditertibkan, Jumat (9/3). Pembredelan APS dan APK di sejumlah titik di Kota Cirebon oleh KPU bersama Panwaslu Kota Cirebon itu karena tidak menaati peratutan UU No.10 tahun 2016 tentang alat peraga kampanye.
Ketua KPU Kota Cirebon, Emirzal mengatakan, masa efektif kampanye per tanggal 15 Februari lalu seharusnya tim gabungan dari masing-masing calon kepala daerah seharusnya sudah menertibkan sendiri alat peraga sosialiasi.
Akan tetapi, sampai dengan hari ini masih banyak terpasang APS yang belum juga ditertibkan oleh masing-masing tim.
“Kami sudah melayangkan surat agar tim gabungan pasangan calon menertibkan APS. Namun sampai hari ini, masih banyak yang belum juga ditertibkan sendiri. Untuk APK yang ilegal atau yang bukan dikeluarkan dari KPU, kami juga sudah menertibkan,” ungkap Emir di sela-sela penertiban APK, Jumat (9/3).
Menurutnya, penertiban APK sejalan dengan Peraturan KPU No. 4 Tahun 2017 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Untuk itu, pemasangan APK yang tidak sesuai dengan ketentuan titik lokasi dari KPU, maka sudah seharusnya ditertibkan.
“Jika tim paslon belum juga menertibkan APK dan APS, maka KPU dan unsur terkait segera menertibkannya,” tegasnya.
Emir mengatakan, sebelumnya KPU dan Panwaslu sudah melayangkan surat sosialisasi kepada para pengusaha jasa iklan soal aturan kampanye. Namun demikian, di lapangan masih banyak ditemukan APS dan APK yang tidak menaati peraturan KPU.
Dia menjelaskan, pilkada tahun ini mengeluarkan aturan baru, yakni UU No. 10 tahun 2016 tentang APK. Isinya, bahwa alat peraga kampanye dibiayai dari anggaran pemda dengan maksud untuk efisiensi bagi calon kepala daerah.
“Karena kita ingin mencari kepala daerah yang berkualitas, maka soal produksi APK dibatasi dan angarannya sebagian dibiayai oleh pemerintah daerah,” pungkasnya.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Start P7 di Sirkuit Assen! Veda Ega Pratama Bongkar Penyebab Crash di Practice Moto3 Belanda 2026
