Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 Februari 2018 | 19.18 WIB

3 Rumah di Lampung Timur Ambruk, 1 Warga Tewas

Komandan Pleton Satgas BPBD Pringsewu Tabrani saat meninjau lokasi rumah roboh  di Pekon Karang Sari, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Minggu (11/2). - Image

Komandan Pleton Satgas BPBD Pringsewu Tabrani saat meninjau lokasi rumah roboh di Pekon Karang Sari, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Minggu (11/2).

JawaPos.com - Hujan disertai angin kencang melululantahkan sejumlah bangunan di Kabupaten Lampung Timur, Lampung. Tiga rumah di Desa Pelindung Jaya, Kecamatan Gunung Pelindung, dilaporkan ambruk diterjang angin kencang pada Minggu (11/2) kemarin.


Insiden menimbulkan satu warga tewas. Korban bernama Ahmad Riskin. “Sejauh ini untuk kerugian materi dan warga yang terdampak akibat bencana masih kami inventarisis,” kata Kepala Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Lampung Timur Tri Pranoto dalam keterangannya, Senin (12/2).


Selain di Lampung Timur, Angin Kencang juga merobohkan satu rumah di Pekon Karang Sari, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Lampung. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian materi ditaksir mencapai Rp 20 Juta. BPBD bersama Dinas Sosial Lampung Timur sudah menurunkan bantuan berupa buffer stock.


Terpisah, Kasi Data dan Informasi BMKG Lampung Rudi Harianto mengatakan bahwa kejadian tersebut dikarenakan hujan lebat selama 1-2 jam. Pertumbuhan awan konvektif terbentuk di beberapa wilayah di Lampung dan bergerak menuju Lampung Timur. "Angin kencang dan petir yang melanda merupakan dampak dari adanya awan cumulunimbus" jelas Rudi.


Awan cumulunimbus berada dilokasi selama kurang lebih 1 jam. Dari hasil analisa citra radar, awan cumulonimbus tersebut berketinggian lebih dari 10 kilometer dengan angin kencang di sekitarnya mencapai lebih dari 25 knot.


Ditambah dengan faktor demografi Lampung Timur yang medukung adanya angin kencang. “Angin laut di wilayah pesisir menjadi salah satu penyebab pertumbuhan awan cumulonimbus dan didukung hangatnya suhu permukaan air laut,” terangnya.


Rudi mengimbau kepada masyarakat untuk dapat berhati-hati. Khususnya warga yang tinggal di Kabupaten Lampung Tengah, Bandarlampung, Pringsewu, Tanggamus, Lampung Selatan, Metro dan Pesawaran. Berdasarkan prakiraan cuaca dalam 1-7 hari ke depan, daerah-daerah tersebut berpotensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir.

Editor: Sofyan Cahyono
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore