
Komandan Pleton Satgas BPBD Pringsewu Tabrani saat meninjau lokasi rumah roboh di Pekon Karang Sari, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Minggu (11/2).
JawaPos.com - Hujan disertai angin kencang melululantahkan sejumlah bangunan di Kabupaten Lampung Timur, Lampung. Tiga rumah di Desa Pelindung Jaya, Kecamatan Gunung Pelindung, dilaporkan ambruk diterjang angin kencang pada Minggu (11/2) kemarin.
Insiden menimbulkan satu warga tewas. Korban bernama Ahmad Riskin. “Sejauh ini untuk kerugian materi dan warga yang terdampak akibat bencana masih kami inventarisis,” kata Kepala Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Lampung Timur Tri Pranoto dalam keterangannya, Senin (12/2).
Selain di Lampung Timur, Angin Kencang juga merobohkan satu rumah di Pekon Karang Sari, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Lampung. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian materi ditaksir mencapai Rp 20 Juta. BPBD bersama Dinas Sosial Lampung Timur sudah menurunkan bantuan berupa buffer stock.
Terpisah, Kasi Data dan Informasi BMKG Lampung Rudi Harianto mengatakan bahwa kejadian tersebut dikarenakan hujan lebat selama 1-2 jam. Pertumbuhan awan konvektif terbentuk di beberapa wilayah di Lampung dan bergerak menuju Lampung Timur. "Angin kencang dan petir yang melanda merupakan dampak dari adanya awan cumulunimbus" jelas Rudi.
Awan cumulunimbus berada dilokasi selama kurang lebih 1 jam. Dari hasil analisa citra radar, awan cumulonimbus tersebut berketinggian lebih dari 10 kilometer dengan angin kencang di sekitarnya mencapai lebih dari 25 knot.
Ditambah dengan faktor demografi Lampung Timur yang medukung adanya angin kencang. “Angin laut di wilayah pesisir menjadi salah satu penyebab pertumbuhan awan cumulonimbus dan didukung hangatnya suhu permukaan air laut,” terangnya.
Rudi mengimbau kepada masyarakat untuk dapat berhati-hati. Khususnya warga yang tinggal di Kabupaten Lampung Tengah, Bandarlampung, Pringsewu, Tanggamus, Lampung Selatan, Metro dan Pesawaran. Berdasarkan prakiraan cuaca dalam 1-7 hari ke depan, daerah-daerah tersebut berpotensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
