Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 22 Januari 2018 | 01.05 WIB

Puncak Hujan, Bencana Mulai Mengintai DIY

ILUSTRASI - Image

ILUSTRASI

JawaPos.com - Akhir Januari hingga awal Februari mendatang, secara merata wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalami puncak musim hujan. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta memperingatkan berbagai potensi ancaman bencana akibat cuaca selama masa tersebut.


Kepala kelompok data dan informasi Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta Djoko Budiyono mengatakan, selama kurun waktu tersebut curah hujan kategori tinggi berkisar sampai 200 mm per dasarian.


"Hujan disertai petir dan angin kencang berpotensi muncul. Tentunya potensi bencana muncul," katanya kepada JawaPos.com, Minggu (21/1).


Dikatakannya potensi ancaman bencana seperti banjir dan longsor mulai meningkat. Terutama mereka yang tinggal di daerah yang rawan. Angin kencang juga perlu diperhatikan terutama bagi nelayan yang melaut menggunakan kapal kecil.


Gelombang laut di pesisir selatan menurutnya bisa lebih dari 2 meter ketinggiannya. Jika tidak memungkinkan, lebih baik mereka yang mencari ikan mengurungkan niatnya.


Menjelang puncak musim hujan ini, anomali cuaca berupa tekanan rendah terjadi di selatan Jawa. Hal itu memicu pertumbuhan awan hujan di langit Yogyakarta.


Selain itu, lanjut Djoko, beberapa hari terakhir juga muncul Madden Julian Oscilation (MJO). Ini juga berkontribusi membentuk awan hujan. "MJO ini kumpulan atau gugusan uap air. Sampai beberapa hari ke depan berada di atas wilayah Indonesia," ucapnya.


Danang Samsu, Manajer Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY menambahkan, dalam 2 hari terakhir ini sudah terjadi dampak akibat cuaca. Sabtu (20/1) lalu di Kabupaten Bantul ada 37 titik pohon tumbang, 1 tower internet roboh, dan 3 tiang listrik akibat angin kencang.


Di Kabupaten Kulon Progo terdapat 23 titik pohon tumbang, dan 1 titik terjadi longsor. Di Gunungkidul ada 1 pohon tumbang, Sleman sebanyak 12 pohon tumbang, dan di wilayah Kota Jogjakarta 3 pohon tumbang dan 1 tiang listrik roboh.


Pada Minggu (21/1) pagi ini dilaporkan angin kencang juga merata di wilayah DIY. Di Kabupaten Gunungkidul Kecamatan Playen terdapat pohon tumbang yang menimpa rumah. Di Kulon Progo terdapat pohon yang roboh mengakibatkan jaringan listrik rusak. Begitupun juga di Kecamatan Mantrijeron, Kota Jogjakarta yang merusak kabel jaringan listrik.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore