Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 Januari 2018 | 00.35 WIB

KPPU: Medan Tidak Butuh Beras Impor

Kepala Kantor Perwakilan Daerah (KPD) KPPU Medan Ramli Simanjuntak (Kemeja biru) bersama mantan Kepala KPD KPPU Medan Abdul Hakim Pasaribu (kemeja coklat berkacamata) melakukan sidak ke gudang distributor beras di Jalan Sibayak, Medan, Rabu (17/1). - Image

Kepala Kantor Perwakilan Daerah (KPD) KPPU Medan Ramli Simanjuntak (Kemeja biru) bersama mantan Kepala KPD KPPU Medan Abdul Hakim Pasaribu (kemeja coklat berkacamata) melakukan sidak ke gudang distributor beras di Jalan Sibayak, Medan, Rabu (17/1).


JawaPos.com – Rencana impor beras Pemerintah terus mendatangkan kontroversial di tengah masyarakat. Pasalnya selain dirasa stok beras masih mencukupi, tidak lama lagi sejumlah daerah akan memasuki musim panen.


Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Medan menilai beras impor tidak perlu masuk Sumatera Utara (Sumut). Kepala Kantor Perwakilan Daerah (KPD) KPPU Medan Ramli Simanjuntak mengatakan, saat ini di Sumut khususnya Medan memiliki stok beras yang cukup, bahkan surplus beras. 


"Impor tidak perlu untuk daerah yang surplus beras seperti Medan, dan Sulawesi. Impor beras untuk Sumut tidak penting, masukan saja ke daerah lain. Yang kurang itu dimana? Ya, di Jawa, Jakarta, dan Cipinang," katanya usai melakukan sidak harga beras di Jalan Sibayak, Medan, Rabu (17/1).


Ramil menegaskan, kondisi berasa di Sumut masih dalam kondisi aman. Bahkan harga beras juga berangsur-angsur turun. "Kemarin itu ada kenaikan karena pasokan agak berkurang. Sekarang pasokan sudah banyak, malah mau musim panen. Ada kenaikan harga di tingkat distributor," terangnya. 


Kenaikan harga ditingkat distributor kata Ramli, terjadi pada pekan lalu. Kenaikan harga itu mencapai Rp 4 ribu. "Sekarang ada penurunan. Jangan sampai ada kenaikan lagi," ujarnya.


Ramli mengusulkan agar pemerintah menegakan pasar induk beras di Sumut. Hal itu bertujuan agar bisa menjadi pembanding harga beras dari daerah lain. "Pasar induk beras jangan hanya di Cipinang. Biar ada perbandingan," usulnya.


Sementara itu, di Sumut khususnya di Kota Medan, saat ini harga beras premium di tingkat distributor berkisar Rp 12.500. Sedangkan harga beras medium berkisar Rp 9.500. Para distributor beras di Medan mengaku, mendapat pasokan beras dari beberapa daerah di Sumut seperti, Tanjung Balai, Sibolga, Tebingtinggi, dan Deli Serdang.


Salah seorang distributor beras, Ageng mengatakan, bahwa stok beras di tempatnya aman dan masih banyak. "Saat ini stok masih aman dan belum ada kendala," tambahnya. 


Selain itu, Perum Bulog Divre Sumut saat ini memiliki stok 40 ribu ton beras. Beras tersebut siap digelontorkan ke pasar-pasar di Sumut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. 

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore