
ILUSTRASI
JawaPos.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre III Palembang menyiapkan 2.702 tiket per hari untuk menjaga ketersediaan tiket. Hal itu dilakukan guna menyambut libur panjang Natal dan Tahun Baru 2018. Moment tersebut biasanya dipergunakan oleh masyarakat untuk liburan.
"2.702 tiket itu per harinya. Untuk total tiket yang kami siapkan yakni sebanyak 45.934 tiket," kata Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti melalui rilis yang diterima JawaPos.com, Senin (11/12).
Dijelaskannya, untuk tiket yang disediakan yakni Kereta Api (KA) Limeks Sriwijaya relasi Kertapati-Tanjungkarang untuk Pulang Pergi (PP), KA Sindang Marga relasi Kertapati-Lubuklinggau PP untuk kelas komersial, eksekutif dan bisnis. Kemudian, KA kelas Ekonomi yaitu KA Rajabasa relasi Kertapati-Tanjungkarang PP, KA Serelo relasi Kertapati-Lubuklinggau PP
Menurutnya, tiket yang nantinya menjadi primadona para pengguna jasa kereta api yakni tiket ekonomi. Terutama untuk relasi Kertapati-Tanjungkarang, karena dengan tarif yang terjangkau, fasilitas yang ada dalam KA Ekonomi sangat nyaman. "Masa angkutan Natal dan Tahun Baru ini baru akan dilaksanakan pada 22 Desember sampai 7 Januari mendatang," terangnya.
Selain menyiapkan tiket, pihaknya juga menyiapkan posko di stasiun-stasiun keberangkatan penumpang sehingga masyarakat yang menggunakan jasa kereta api dapat lebih terlayani dengan baik.
Tidak cukup disitu, pihaknya juga akan menyiapkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di titik yang rawan bencana seperti longsor untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan dalam perjalanan KA. "Kami juga akan menempatkan petugas tambahan pemeriksa rel ekstra, dan lainnya," tambahnya.
Guna mengantisipasi tindak kejahatan, pihaknya menghimbau kepada calon penumpang untuk tidak memakai perhiasan yang mencolok dan membawa barang bawaan yang berlebihan. Karena ada ketentuan yang harus diperhatikan penumpang KA saat bepergian, yaitu terkait berat barang bawaan.
PT KAI juga membatasi barang bawaan masing-masing penumpang maksimal 20 kg atau dimensi barang tidak lebih dari 1 meter, karena apabila terjadi kelebihan bagasi akan dikenakan biaya angkut tambahan, dimana besarannya Rp10 ribu untuk penumpang kelas eksekutif, Rp6 ribu bagi penumpang kelas bisnis dan Rp2 ribu untuk kelas ekonomi komersial.
"Untuk barang lebih dari 40 kg atau lebih dari 2 meter, barang akan ditolak dan disarankan menggunakan jasa ekspedisi," pungkasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
