
MANGKRAK: Gedung SDN Kebondalem 2 Bareng, Jombang, hingga kini mengkrak.
JawaPos.com- Gedung SDN Kebondalem 2 di Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, membutuhkan perhatian serius. Gedung tersebut dibiarkan mangkrak selama empat tahun ini. Itu terjadi setelah sekolah tersebut dimerger lantaran selalu kekurangan murid.
Berdasar pantauan Jawa Pos Radar Jombang,sekolah tersebut memiliki tujuh ruangan. Ada lima ruangan yang biasa dipakai untuk kegiatan belajar-mengajar (KBM). Satu ruangan lagi dipakai sebagai ruang guru. Ditambah, ada fasilitas musala di sudut kiri sekolah.
Saat ini kondisi sekolah itu kian memprihatinkan. Bagian atap maupun ruang kelas sudah lapuk dan hampir roboh. Dikhawatirkan, jika terjadi hujan disertai angin kencang, bagian tersebut akan ambruk.
Dari data yang dihimpun, sejak sekolah itu dimerger alias digabung dengan SDN Kebondalem 1, seluruh perlengkapan kantor dan kelas ikut diangkut. Jadi, ruangan SDN Kebondalem 2 telah kosong. Begitu pula guru yang dulunya mengajar di SDN Kebondalem 2.
”Sekolah ini sudah tidak terpakai lagi. Hanya biasa digunakan anak desa sini untuk bermain,” celetuk Totok. Bukan hanya itu, dia menyebutkan bahwa orang di desa setempat kurang begitu berminat untuk menyekolahkan anaknya di sana. ”Kurang tahu alasannya. Cuma, semakin tahun muridnya terus berkurang,” tambahnya.
Nah, salah satu faktor yang membuat sekolah tersebut dimerger adalah sepinya peminat. Jumlah siswa-siswi yang mendaftar di sekolah itu terus berkurang setiap tahun. Padahal, pada tahun-tahun sebelumnya, sekolah tersebut memiliki banyak murid dari berbagai dusun. ”Misalnya, alumni angkatan saya, pada 2006, masih lumayan banyak. Sekitar 30 siswa dan itu pun hanya kelas VI,” ujar Nisa, salah seorang alumnus.
Apalagi, di dusun setempat saat itu jumlah SD-nya, hanya ada lima, 3 SD dan 2 madrasah ibtidaiyah (MI). Namun, keberadaan MI ternyata cukup diminati hingga sekarang. ”Hal itulah yang mengakibatkan siswa-siswi di SDN lambat laun semakin sedikit dan tidak seimbang,” tuturnya. (ang/nk/c24/end)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
