
Petugas medis menyunat seorang anak di Posyandu Desa Mujan, Boyan Tanjung, Kamis (6/7).
JawaPos.com - Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kapuas Hulu menggelar sunatan massal di Posyandu Desa Mujan Kecamatan Boyan Tanjung, Kamis (6/7).
Kegiatan sosial ini dalam rangka Milad ke 85 Pemuda Muhammadiyah sekaligus untuk Silaturahmi. Ketua Panitia Kegiatan Sincan mengatakan, sunat massal tersebut diikuti 89 anak dari 100 orang yang ditarget hadir. Tak tepenuhinya target tersebut karena sebagian besar anak-anak di daerah itu sudah banyak yang disunat.
"Untuk peserta ini mereka rata-rata berumur 7 tahun dan berasal dari keluarga tidak mampu, anak yatim dan dhuafa," katanya, Sincan, Jumat (7/7).
Selain Milad Pemuda Muhammadiyah ke 85 dan Silaturahmi, sunatan massal ini juga sebagai upaya untuk menyemarakan Idul Fitri 1438 Hijriah dengan cara berbagi kepada orang-orang yang membutuhkan. "Dalam kegiatan ini kami melibatkan Dinas Kesehatan Kapuas Hulu, pihak Kecamatan, Puskesmas, desa dan masyarakat setempat," ujarnya.
Ada tujuh petugas medis yang melakukan penyunatan. Sementara obat yang disiapkan panitia untuk 100 orang anak. "Tidak hanya melaksanakan sunatan gratis, peserta juga kami berikan sarung,” jelasnya.
“Untuk para peserta yang mengikuti sunatan massal dipilih oleh perangkat desa, mengingat mereka yang lebih mengetahui kondisi warganya yang kurang mampu," timpal Sincan.
Sementara itu, Ketua PDPM Kapuas Hulu Ahmad Yani mengatakan, Kecamatan Boyan Tanjung terdiri dari 16 desa. Dalam kegiatan sunat massal tersebut, setiap desa rata-rata mengirimkan enam orang.
Ditambahkan Camat Boyan Tanjung H. Sudarso, bahwa pihaknya sangat mendukung kegiatan yang dilakukan Pemuda Muhammadiyah Kapuas Hulu, karena sangat positif. Menurutnya, para pemuda ini memiliki jiwa sosial dan kepedulian yang tinggi terhadap orang-orang yang tidak mampu.
"Kita berharap ke depan semua pemuda kita, seperti Pemuda Muhammadiyah ini, mereka rela turun dari Putussibau demi berbagi kepada kita semua di sini," tuturnya.
Dijelaskan Sudarso, Islam mewajibkan umatnya bersunat. Dia berharap kegiatan positif yang dilaksanakan para pemuda agar bisa menjadi perhatian pemerintah. Dengan demikian bisa mendorong anak-anak muda lainnya untuk terlibat dalam aksi sosial.
"Untuk membangun Kapuas Hulu ini tidak bisa secara sendiri-sendiri, harus berjamaah. Semua pihak harus bersinergi dan bersatu untuk menuju Kapuas Hulu yang maju," gugah Sudarso. (*/Andreas/fab/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
