Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Juni 2017 | 02.53 WIB

Sate Kerbau untuk Hormati Umat Hindu

KHAS KUDUS: Kalau mampir ke Kudus jangan melewatkan menu Sate Kerbau. - Image

KHAS KUDUS: Kalau mampir ke Kudus jangan melewatkan menu Sate Kerbau.


JawaPos.com- Memang sudah tidak ada lagi penganut Hindu yang tinggal di sekitar Kauman atau pusat Kabupatan Kudus lainnya. Mereka saat ini tinggal di pinggiran kabupaten Kudus. Namun, jejak tenggang rasa di Kudus masih bisa terasa hingga sekarang. Jejak itu menarik wisatawan yang penasaran dengan kuliner khas Kudus.



Sate kerbau adalah salah satu makanan khas Kudus. Sebab, sesuai perintah Sunan Kudus, hewan yang disembelih untuk menggantikan sapi adalah kerbau. ”Bahkan, saat Idul Adha yang disembelih juga kerbau,” ujar Humas Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus Denny Nurhakim. Sebab, sapi adalah binatang yang dihormati pemeluk Hindu.



Saat ini sate kerbau masih bisa dijumpai di pusat kota Kudus. Salah satunya Sate Kerbau Pak Min Djastro yang berada di Jalan KH Agus Salim. Dengan citra rasa manis khas Jawa Tengah, sate berwarna hitam pekat itu dijual Rp 5.000 per tusuk.



Biasanya, kalau buka, sudah ada yang pesan duluan. Jadi, orang yang nekat datang ke sini kadang-kadang juga kehabisan satenya,” ujar Sunoto, 42, anak Min Djastro yang bertugas berjualan saat malam hari.



Sunoto pun sadar benar bahwa sate kerbau adalah salah satu warisan yang harus dilestarikan di Kudus. Sebab, hal itulah yang akhirnya mengajarkan bagaimana bertoleransi kepada masyarakat. Dengan begitu, sebuah tatanan masyarakat yang damai bisa tercipta di sebuah kota. (bil/c11/dos)


Editor: Miftakhul F.S
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore