
Ilustrasi
JawaPos.com - Lima siswa SDN 2 Jatinegara, Tegal, Jawa Tengah, mendadak pusing-pusing setelah mengkonsumsi permen kemasan kaleng yang dijual di kantin sekolah. Dugaan sementara mereka mengalami keracunan lantaran permen yang mereka konsumsi kedapatan telah kedaluarsa.
Informasi yang berhasil dihimpun Radar Tegal (Jawa Pos Group) menyebutkan kelima korban adalah Adi prrasetyo, Lutfi yang merupakan siswa kelas 3, kemudian Tegar siwa kelas 5, kemudian Bayu dan Faisal siwa kelas 2. Mereka mengeluh sakit kepala usai memakan makanan tersebut.
Belakangan, setelah diselidiki makanan tersebut ternyata telah kadaluarsa sajak September 2016 lalu. Keluarga korban kemudian melaporkan kejadian tersebut Polsek Jatinegara yang langsung melakukan penyelidikan.
Dari hasil penyelidikan diketahui permen tersebut dibeli korban dari Salimah yang merupakan penjual di sekolah mereka. Kini, Salimah membeli barang tersebut dari Amal yang juga membelinya dari toko Hiroh yang berada di kawasan Banjaran Permai.
Kasatreskrim Polres Tegal AKP Bambang Purwanto mengatakan, sejauh ini pihaknya masih melakukan pengembangan. Sampai dengan saat ini baru ada lima korban yang diketahui. "Kita masih melakukan pengembangan dengan meminta keterangan saksi-saksi," katanya.
Sementara itu, dari pedagang tersebut Polisi mengamankan sekitar 21 bungkus permen karet isi penuh dan tiga bungkus kosong. Kemudian satu bungkus isi separo permen karet double mint kedaluarsa. (muj/zul/yuz/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Pembangunan Gereja di Citraland Surabaya Ditolak Warga, Ternyata karena salah soal Perizinannya
Jadwal Siaran Langsung Sabah FC vs Persib Bandung di Dewata Challenge Series 2026: Live di Indosiar
5 Weton Aras Kembang yang Bisa Memikat Lawan Jenis karena Kharismatik danMempesona Menurut Primbon Jawa
