
CUACA BURUK: Boat pukat langgar tenggelam dan terdampar ke bibir PKuala Bugak saat memasuki kuala akibat diterpa gelombang besar, Peureulak, Aceh beberapa waktu lalu
JawaPos.com - Kesadaran masyarakat Aceh dalam berpergian, baik menggunakan moda transportasi darat maupun laut masih rendah. Buktinya sepanjang 2016 terdapat 135 musibah kecelakaan dalam berlalu lintas. Baik di jalan raya maupun laut yang menyebabkan 194 orang meninggal.
"Mayoritas korban sendiri yang mengabaikan keselamatan diri pada saat melakukan kegiatan pada tempat, seperti gunung, laut dan jalan raya," kata Kepala Kantor SAR Banda Aceh, Suyatno Harjo, Jumat (3/2).
Dia mencontohkan, rendahnya kesadaran warga untuk taat aturan lalu lintas. "Kita lihat sendiri seperti di jalan raya, masih banyak yang melanggar lalu lintas. Kemudian di laut, pada saat cuaca ekstrim walau sudah ada imbauan dilarang melaut, tapi tetap juga ada nelayan yang melaut," jelasnya.
Selain faktor tersebut, menurutnya, kondisi cuaca dan bencana alam turut memicu tingginya musibah. Dia meyakini bila kesadaran safety meningkat, maka jumlah kejadian dan korban dapat diminimalisir.
Sementara kejadian terbanyak ditangani terjadi di wilayah kerja Kantor SAR Banda Aceh, mencapai 51 kejadian. Berikutnya, pos SAR Meulaboh 29 kejadian. Sepanjang tahun lalu, juga tercatat 77 kondisi membahayakan jiwa, 21 bencana, 37 kecelakaan di laut. "Kita (Aceh) nomor urut kelima di Indonesia yang banyak kejadian kecelakaan,"sebutnya.
Sepanjang Januari tahun ini, total kecelakaan telah mencapai 21. Akibatnya, sebanyak delapan orang meninggal, hilang dua dan selamat sebanyak 14 orang. Kejadian itu, tujuh di laut, lima bencana alam dan sembilan tempat yang membahayakan jiwa seperti tempat parisiwata.
Suyatno menyebutkan, menciptakan safety minded (pemahaman keselamatan) tidak gampang semudah membalikkan telapak tangan, perlu proses panjang yang terus menerus bahkan butuh dukungan dari seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.
"Saat safety menjadi karakter setiap orang, maka semua akan berjalan sesuai rel yang telah dibangun. Contoh, petugas apapun akan bekerja dengan hati-hati dan tidak memaksakan masuk wilayah tugas apabila ada potensi yang membahayakan," jelas Suyatno Harjo. (ibi/mai/iil/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Pembangunan Gereja di Citraland Surabaya Ditolak Warga, Ternyata karena salah soal Perizinannya
Jadwal Siaran Langsung Sabah FC vs Persib Bandung di Dewata Challenge Series 2026: Live di Indosiar
5 Weton Aras Kembang yang Bisa Memikat Lawan Jenis karena Kharismatik danMempesona Menurut Primbon Jawa
