
Photo
JawaPos.com - Kerja Keras Kementerian Pertanian (Kementan) dalam upaya peningkatan luas tambah tanam padi di NTT membuahkan hasil. Di Bulan Desember kemarin, total luasnya mencapai 77.852 hektar, atau 99,8 persen dari target koreksi yang telah ditetapkan pemerintah. Yakni sebesar 78.042 hektar.
Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Infrastruktur, Ani Andayani mengatakan, capaian tersebut naik 21 persen dibandingkan Desember 2015.
"Kalau dua tahun lalu masih sekitar 64.304 hektar," ujar dia dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (22/1).
Ani menjelaskan, bukan perkara enteng mewujudkan hal ini. Sebab, masyarakat di sana sempat menemui beberapa kendala.
Misalnya, saat memasuki Dasarian (10 hari) ke-2 di bulan Desember, yang notabene seharusnya masa "golden time" panen Air, terjadi pergeseran. Dengan kata lain, siklus tersebut bergeser dua hingga tiga Minggu pascadasarian ke-2 Desember.
"Hujannya belum merata bahkan ada yg tertunda seperti musim kemarau lagi dimana hujan baru mulai 13 januari di Sumba Timur," bebernya
"Kemudian benih padi yang telah disemai juga belum jadi ditanam," tegasnya.
Mengatasi hal tersebut, Ani dan timnya lantas melakukan safari keempat Kabupaten di tiga pulau, pada 16 hingga 20 Januari. Yaitu Kabupaten Kupang di Pulau Timor, Sumba Timur di Pulau Sumba dan Manggarai Timur di Pulau Flores.
"Di sana kami memberi semacam 'doping' pupuk, untuk bibit petani yang memang sudah tumbuh sedikit melewati usia tanam," jelasnya.
Ani mengapresiasi seluruh stakeholder (para pemangku kepentingan) di NTT. Dia bersyukur lantaran semua pihak bisa saling bersinergi. Mulai dari petani, penyuluh, babinsa hingga aparat TNI.
"Tanpa mereka, mustahil bisa teralisasi apa yaNG telah di programkan. Setiap kami menggelar rakor (rapat koordinasi), semua pihak sangat welcome,"pungkas Ani.(mam/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
