
Ilustrasi
JawaPos.com - Kabupaten Cianjur mulai Memasuki musim pancaroba. Sepekan terakhir terkadang angin kencang, hujan, dan panas berganti dalam waktu yang tak lama. Tidak terkecuali ancaman terjadinya angin puting beliung. Apalagi, Jumat malam (20/1), sebuah pohon besar tumbang. Beruntung tak ada korban jiwa.
Kondisi itu menjadi perhatian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur. Mereka memberi peringatan kepada masyarakat tentang datangnya musim pancaroba. Warag diminta waspada angin kencang dan ancaman pohon tumbang serta beragam penyakit.
BPBD Kabupaten Cianjur sudah menandai tiga titik rawan angin kencang alias puting beliung di Kecamatan Sukaluyu yaitu, Desa Sukamulya, Panyusuhan. Kepala BPBD Cianjur Asep Suparman, mengatakan, angin puting beliung memang kerap menghantui wilayah Kecamatan Sukaluyu.
Pasalnya, lokasi geografis Kecamatan Sukaluyu yang memiliki hamparan dataran rendah, selalu berpotensi untuk terjadinya angin puting beliung.
“Faktor cuaca pun menjadi penyebab terjadinya tiupan angin kencang, kami merasakan ini merupakan angin peralihan dari musim hujan ke musim kemarau. Seperti yang sebelumnya sempat juga kami alami,” jelasnya kepada Radar Cianjur (Jawa Pos Group).
Dia menambahkan, saat ini timnya bersikap siaga dan memantau ke sekeliling titik-titik yang dianggap rawan puting beliung. Selain di Sukaluyu, tak menutup kemungkinan di jalan protokol yang terdapat pohon-pohon besar terjadi tiupan angin kencang yang mampu menumbangkan pohon.
“Selain mempersiapkan bantuan logistik, kami pun sudah berkoordinasi dengan warga, serta pemerintahan setempat terkait kesiagaannya,” tuturnya.
Menurut Asep, bencana lebih disebabkan oleh cuaca ekstrim dari peralihan musim. Sehingga pihaknya bersiaga dalam tindakan antisipasi, dengan menerjunkan petugas untuk membaca cuaca. Selama 24 jam petugas bersiaga di lokasi untuk mewaspadai terjadinya angin puting beliung kembali.
"Soalnya menurut data dari BMKG cuaca di daerah tersebut akan terus diguyur hujan hingga akhir april, dimana sangat berpotensi menimbulkan putaran angin,” paparnya. (pj/cr1/yuz/JPG)

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
