Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 18 Januari 2017 | 19.56 WIB

Lagi, Angin Puting Beliung Porak Porandakan Buleleng

Angin puting beliung menyerbu sejumlah wilayah di Buleleng Bali - Image

Angin puting beliung menyerbu sejumlah wilayah di Buleleng Bali

JawaPos.com - Musibah angin puting beliung kembali menerjang Buleleng. Setelah sebelumnya menerjang Desa Pakisan di Kecamatan Kubutambahan, Selasa (17/1), puting beliung terjadi di wilayah Desa Pemaron hingga ke wilayah Kelurahan Sukasada. Akibatnya sejumlah rumah warga rusak. Bahkan, markas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng ikut rusak diterjang angin ribut.


Musibah angin puting beliung itu terjadi sekitar pukul 16.30 kemarin. Saat itu mendadak terdengar suara pusaran angin dan empasan atap seng di sekitar wilayah Desa Pemaron. Diduga angin datang dari arah laut menuju ke Desa Pemaron. Saat melintas di Desa Pemaron, kantor BPBD Buleleng menjadi sasaran pertama.


Sejumlah rumah warga yang ada di wilayah Banjar Dinas Dangin Margi, tepatnya di belakang kantor Perbekel Pemaron ikut menjadi korban. Di Desa Pemaron saja, ada delapan bangunan rumah dan satu bangunan kantor yang mengalami kerusakan. Rumah warga yang rusak yakni milik Dewa Putu Ariawan, 40, yang sanggah-nya mengalami kerusakan.


Dewa Made Kembar, 55, atap rumah serta bale sakepat hancur. Dewa Ketut Karuna, 42, atap genteng rumah dan atap kanopinya rusak. Serta Dewa Ketut Arina, 40, yang plafon kamarnya jebol. Ada pula Desak Parmi, 56, atap rumah dan kamar mandinya jebol. Ketut Purna, 79, atap kamar dan ruang tamu jebol. Dewa Nyoman Semadi, atap kamar tidur dan gentengnya ambruk. Terakhir Nyoman Gede, 57, atap genteng bale bengong ambruk.


Selain di Desa Pemaron, puting beliung juga menerjang rumah warga di Banjar Dinas Babakan, Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada. Rumah milik Gede Tirta, mengalami kerusakan setelah atapnya diterjang angin. Tembok rumahnya juga rusak karena tertimpa pohon.


Sementara di Lingkungan Sangket, Kelurahan Sukasada, Kecamatan Sukasada, rumah milik Ketut Ganti juga mengalami kerusakan yang cukup parah. Atap rumahnya rusak berat pasca terkena angin ngelinus.


Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Made Subur mengatakan, musibah angin puting beliung di wilayah Kota Singaraja itu memang cukup parah. Karena ada banyak rumah yang terkena angin. “Termasuk markas BPBD juga rusak. Gudang kami atapnya rusak kena angin. Tadi waktu ada angin puting beliung memang suara atapnya gaduh sekali. Staf bilang pavingnya diterbangkan angin. Setelah dicek, ternyata atap gudang kami juga diterbangkan angin,” ujar Subur.


Pasca kejadian tersebut, staf BPBD Buleleng langsung menelusuri kerusakan-kerusakan yang terjadi di wilayah Kabupaten Buleleng. “Personel masih di lapangan, tapi rata-rata sudah tertangani. Kerusakan paling parah itu ada di Pemaron, karena kerusakan rumahnya cukup parah. Sementara ini karena cuacanya masih ekstrem, kami sarankan mengungsi. Khawatirnya kalau hujan, malah tambah parah masalahnya. Besok (hari ini, Red) kami suplai bantuan terpal dan lainnya, untuk penanganan sementara,” tukas Subur. (eps/mus)

Editor: Soejatmiko
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore