Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 14 November 2016 | 13.38 WIB

Stasiun Bandung Lumpuh, Ribuan Penumpang Terlantar

Para calon penumpang KA di Stasiun Bandung terganggu dengan genangan air setinggi 10-20 sentimeter yang masuk ke ruang tunggu penumpang, Minggu (13/11). - Image

Para calon penumpang KA di Stasiun Bandung terganggu dengan genangan air setinggi 10-20 sentimeter yang masuk ke ruang tunggu penumpang, Minggu (13/11).

JawaPos.com - Aktivitas Stasiun Bandung terganggu dengan adanya genangan air setinggi 10-20 sentimeter akibat hujan lebat, Minggu (13/11). Air masuk ke ruang tunggu penumpang dan menggenani jalur perlintasan di Stasiun Bandung.



Aditya (30), warga Kelurahan Kebon Kopi, Kecamatan Cibeureum, mengatakan, air masuk stasiun sekitar pukul 13.00 WIB. Menurutnya, genangan air berasal dari luar Stasiun Bandung ketika terjadi hujan.



“Airnya masuk tiba-tiba masuk menggenangi ruang tunggu. Katanya itu luapan Sungai Citepus,” kata Aditya kepada Radar Bandung (Jawa Pos Group).



Aditya yang akan pergi ke Malang mengaku baru pertama kali melihat air menggenangi Stasiun Bandung. "Jalan licin dan jadi kotor. Barang bawaan pasti basah,” kata Aditya yang sering pulang pergi Malang-Bandung setiap bulannya.



Dampak tergenangnya Stasiun Bandung mengakibatkan kereta api dengan pemberhentian akhir Stasiun Bandung terhambat. Sejumlah kereta api masih tertahan di Stasiun Cimahi dan Stasiun Kiaracondong menunggu surut.



Kepala Humas Daop II Ilud Siregar membenarkan jika Stasiun Bandung terendam banjir. Tak hanya ruang tunggu, kata dia, jalur perlintasan kereta api pun terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur Kota Bandung sejak pukul 12.00 WIB.



“Stasiun Bandung terendam air hujan dimulai pukul 12.00 WIB dengan ketinggian air lebih kurang 50 sentimeter,” ujar Ilud, Minggu (13/11).



Ilud pun mengatakan, pihaknya terpaksa menghentikan perjalanan sejumlah kereta api untuk keselamatan penumpang. Di antaranya KRD390 jurusan Padalarang-Cicalengka tertahan di Stasiun Ciroyom, KRD 400 Jurusan Padalarang-Cicalengka tertahan di Stasiun Cimindi, Kereta Api 24 Argo Parahyangan Jurusan Jakarta-Bandung tertahan di Stasiun Cimahi, dan lainnya.



“Kami sudah melakukan pemompaan terhadap air yang menggenangi jalur perlintasan dan kereta Argo Parahyangan yang semula sekitar pukul 14.30 WIB sudah bisa diberangkatkan pukul 16.00 WIB,” paparnya.



Berdasarkan informasi sementara, Ilud mengatakan banjir di Stasiun Bandung itu memang baru pertama kali terjadi. Terkait dengan penyebab, Ilud belum bisa memastikan menyusul peristiwa itu termasuk bencana alam sehingga tidak bisa diprediksi.



“Ke depan kami koordinasi dengan pemerintah kota terkait dengan saluran drainase yang ada di sekitar stasiun karena air juga ada yang dari jalan,” ucap Ilud singkat.



Sementara itu, ribuan calon penumpang kereta api jurusan Cicalengka-Padalarang telantar di Stasiun Cicalengka sejak pukul 14.00, Minggu (13/11). Mereka telantar lantaran kereta yang akan ditumpanginya tak kunjung datang.



Ari Ruhiyat (39), warga setempat menuturkan, sejak pukul 15.30 WIB dia belum juga dapat berangkat ke Kota Bandung karena kereta tak kunjung sampai ke Stasiun Cicalengka. "Ribuan orang telantar di sini. Saya tadi tanya-tanya calon penumpang, ternyata sejak jam 14.00 WIB mereka telantar. Harusnya sudah ada 3 pemberangkatan," ujar Ari via telepon seluler.



Ari mengatakan, sebelumnya ia akan bertolak ke Kota Bandung untuk bekerja dengan menggunakan roda dua. Namun, karena Jalan Provinsi terendam banjir dan kemacetan hingga lebih dari lima kilometer, ia lantas memutuskan untuk naik kereta.



"Pas sampai di stasiun saya kaget. Ternyata banyak juga yang telantar karena kereta enggak datang-datang. Katanya Stasiun Bandung kebanjiran juga. Saya akhirnya dengan terpaksa harus izin tidak masuk karena banjir," tutupnya.(nda/yuz/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore