
Ilustrasi
JawaPos.com KUPANG - Penemuan orok bayi yang dibuang pemiliknya usai dilahirkan belakangan ini terus terjadi. Dua orang pemulung, Yumina Laiputa Nenogasu, (45) dan Beci Nenogasu, (34) Senin (1/11) pagi menemukan bayi yang telah meninggal terbungkus di kantong plastik warna merah.
Mereka menemukan bayi ini di di Tempat Pembuagan Akhir (TPA), RT 21/ RW 08, Kelurahan Manulai II, Kecamatan Alak
Sebelumnya Ersnustina Nona Avin dan Yuni Nino ketahuan membuang bayinya usai dilahirkan di dua tempat berbeda.
Kedua saksi itu menemukan orok bayi, saat memungut benda-benda yang bisa dijual kembali di TPA Alak usai truk sampah milik Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Kupang menurunkan sampah.
Mengetahui bungkusan kantong warna merah itu adalah orok bayi, keduanya langsung memberitahu sopir truk sampah, Daniel Luis Pau, 40.
Oleh warga Kelurahan Todekisar, RT 05/RW 03, Kecamatan Kelapa Lima, orok bayi berjenis kelamin laki-laki yang masih ada plasentanya namun sudah mati itu lalu dibungkus pakai baju lalu dibawa ke Mapolsek Alak.
Kepada Timor Express (Jawa Pos Group), Daniel Luis Pau mengaku pagi kemarin sekira pukul 05.00, ia bersama lima orang rekannya yakni Stefanus Adu, Samuel Sumadi Sidik, Maxwel Masneno, Adrianus Henuk dan Yopi Kristanto Seran melakukan tugas pengangkutan sampah di beberapa ruas jalan.
"Karena mobil sampah sudah penuh, saya sendiri yang bawa truk sampah langsung menuju ke TPA Alak. Sementara teman- teman saya saya langsung kembali ke rumah," kata sopir truk sampah itu.
Daniel mengaku tak menegtahui asal jabang bayi yang ditemukan itu. "Saya tidak tahu bayi ini diangkut dimana. Karena tadi pagi, petugas yang angkut sampah biasanya muat saja semua sampah yang ada di TPS," ujarnya lagi.
Sementara Kapolsek Alak, AKP Anthonius Mengga mengatakan pihaknya mendapatkan laporan dari saksi Daniel Luis Pau terkait temuan orok bayi pada Selasa kemarin sekira pukul 07.00.
"Jadi, ada saksi yang juga sopir truk sampah, Daniel Luis Pau datang melaporkan ke kita ada penemuan orok bayi di TPA Alak. KSetelah menerima laporan tersebut, lanjut dia, pihaknya langsung terjun ke lokasi dan melakukan olah TKP.
"Kita sudah lakukan olah TKP. Saat ini, kita sementara lakukan pendalaman untuk mengungkap siapa sebenarnya pemilik orok bayi yang dibuang ke TPS dan kemudian diangkut ke TPA Alak oleh petugas kebersihan," kata Anthonius.(gat/nas/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
