Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 November 2016 | 13.50 WIB

Pemulung Temukan Orok Bayi di TPA

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com KUPANG - Penemuan orok bayi  yang dibuang pemiliknya usai dilahirkan belakangan ini terus terjadi. Dua orang pemulung, Yumina Laiputa Nenogasu, (45)  dan Beci Nenogasu, (34) Senin (1/11) pagi menemukan bayi yang telah meninggal terbungkus di kantong plastik warna merah. 



Mereka menemukan bayi ini di di Tempat Pembuagan Akhir (TPA), RT 21/ RW 08, Kelurahan Manulai II, Kecamatan Alak

Sebelumnya Ersnustina Nona Avin dan Yuni Nino  ketahuan membuang bayinya usai dilahirkan di dua tempat berbeda.



Kedua saksi itu  menemukan orok bayi,  saat  memungut benda-benda yang bisa dijual kembali di TPA Alak usai truk sampah milik Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Kupang menurunkan sampah. 



Mengetahui bungkusan kantong warna merah itu adalah orok bayi, keduanya langsung memberitahu sopir truk sampah, Daniel Luis Pau, 40. 



Oleh warga Kelurahan Todekisar, RT 05/RW 03, Kecamatan Kelapa Lima, orok bayi berjenis kelamin laki-laki yang masih ada plasentanya namun sudah mati itu lalu dibungkus pakai baju lalu dibawa ke Mapolsek Alak. 



Kepada Timor Express (Jawa Pos Group), Daniel Luis Pau mengaku pagi kemarin sekira pukul 05.00, ia bersama lima orang rekannya yakni Stefanus Adu, Samuel Sumadi Sidik, Maxwel Masneno, Adrianus Henuk dan Yopi Kristanto Seran melakukan tugas pengangkutan sampah di beberapa ruas jalan.



"Karena mobil sampah sudah penuh, saya sendiri yang bawa truk sampah langsung menuju ke TPA Alak. Sementara teman- teman saya saya langsung kembali ke rumah," kata sopir truk sampah itu.



Daniel mengaku tak menegtahui asal jabang bayi yang ditemukan itu. "Saya tidak tahu bayi ini diangkut dimana. Karena tadi pagi, petugas yang angkut sampah biasanya muat saja semua sampah yang ada di TPS," ujarnya lagi.



Sementara Kapolsek Alak, AKP Anthonius Mengga mengatakan  pihaknya mendapatkan laporan dari saksi Daniel Luis Pau terkait temuan orok bayi pada Selasa kemarin sekira pukul 07.00. 



"Jadi, ada saksi yang juga sopir truk sampah, Daniel Luis Pau datang melaporkan ke kita ada penemuan orok bayi di TPA Alak. KSetelah menerima laporan tersebut, lanjut dia, pihaknya langsung terjun ke lokasi dan melakukan olah TKP.



"Kita sudah lakukan olah TKP. Saat ini, kita sementara lakukan pendalaman untuk mengungkap siapa sebenarnya pemilik orok bayi yang dibuang ke TPS dan kemudian diangkut ke TPA Alak oleh petugas kebersihan," kata Anthonius.(gat/nas/JPG) 

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore