
Ilustrasi
JawaPos.com - Kapolres Majene, AKBP Sonny Mahar, membenarkan terbakarnya pos polisi Polres Majene, Selasa (1/9) dinihari. Namun, menurutnya penyebab kebakaran itu belum dapat dipastikan.
Karena itu, ia berharap semua pihak tidak memunculkan berbagai spekulasi negatif dan merusak suasana yang kondusif.
Sonny berharap, peristiwa terbakarnya pos polisi di Majene, tidak dikaitkan dengan kasus bentrokan TNI-Polri yang terjadi sebelumnya.
"Situasi di sini aman-aman saja, bahkan saya bersama Dandim melihat lokasi kejadian," ujarnya.
Untuk perbaikan pos polisi itu, kata Sonny, akan dilakukan pihaknya bekerjasama dengan TNI.
"Kita ingin perlihatkan bahwa di sini tetap aman. TNI-Polri tetap bersama, tetap kerja sama, agar menunjukkan kami solid," katanya.
Sebelumnya, pos polisi yang terbakar berada di di Lutang, Kelurahan Tande Timur, Kecamatan Banggae Timur.
Tim Laboratorium dan Forensik (Labfor) Polda Sulselbar, juga melakukan pemeriksaan di TKP untuk memastikan penyebab kebakaran.(ham-ver/ars/rif/jpg)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
