Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 September 2015 | 05.41 WIB

Pasca-Bentrok, TNI Ikut Jaga Kantor Polisi

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com--Kapolda Sulselbar Irjen Polisi Anton Setiadji, telah menginstruksikan untuk menarik semua anggota polisi di lapangan masuk ke Markas. Ia mengaku terus berkoordinasi dengan Pangdam VII/Wirabuana, Mayjen TNI Bachtiar. Saat ini, pengamanan di kantor Polres dan polsek juga melibatkan TNI.



Di sisi lain, Anton juga meminta agar semua anggota polisi menahan diri. Anggota polisi yang bertugas di titik pos-pos jaga, ditarik ke masing-masing markas. "Sementara kita tarik semua di kantor, juga melibatkan Kodim juga turut berjaga," ungkapnya. Anton mengaku sangat menyesalkan kejadian yang menyebabkan tewasnya seorang prajurit TNI, Prada Yuliadi.



"Tidak ada yang mengharapkan kejadian itu," ujarnya. Insiden bentrokan pertama di Sport Center Polman di Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali, Minggu 30 Agustus, pukul 14.00 Wita awalnya telah didamaikan oleh Kapolres Polman, AKBP Agoeng Adi Koerniawan.



Pada kejadian itu, anggota Kodim 1401/Majene Praka Laksmono, sedang menonton balapan. Rekannya melintasi garis lintasan balapan, ditegur oleh patmor Polres Polman. Kemudian berkembang sehingga terjadi pertikaian dan perkelahian. "Dan itu sudah didamaikan," ungkap Anton.



Baru pada bentrokan kedua pada pukul 16.00 Wita, terjadi bentrokan susulan. Di situlah penyebab penembakan terhadap Yuliadi, anggota Yonif 721 Makkasau, hingga meninggal dunia.(*/jpg)

Editor: Ronald
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore