
Pimpinan Badan Pelaksana BPKH Bidang Hukum dan Kepatuhan Acep Riana Jayaprawira menerima penghargaan kategori Top of Mind Corporate Governance dalam ajang JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026 di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (30/7). (Derry Ridwansyah/Jawapos.com)
Selain menggaet kategori Top Public Service App - Institution, BPKH juga meraih penghargaan untuk kategori Top of Mind Corporate Governance dalam ajang JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026 atas prestasinya menghadirkan digitalisasi dengan sistem yang transparan, akuntabel, dan mudah ditelusuri oleh masyarakat.
Pimpinan Badan Pelaksana BPKH Bidang Hukum dan Kepatuhan Acep Riana Jayaprawira mengatakan, penguatan tata kelola menjadi salah satu alasan dibentuknya BPKH sebagai lembaga yang mengelola dana haji secara terpisah dari regulator.
"Sebelum ada BPKH kan memang uang haji itu dikelola di Kementerian Agama sendiri. Jadi baik sebagai regulator, operator, maupun pengelola dananya itu di Kemenag. Nah ini tata kelolanya kan kurang pas ya, sehingga akhirnya terbentuklah Undang-Undang 34 Tahun 2014 dan uangnya dikelola secara terpisah di BPKH. Nah sehingga tata kelolanya menjadi lebih baik," ujarnya.
Menurut Acep, tata kelola yang baik tidak cukup dilakukan secara manual. Karena itu, BPKH memanfaatkan teknologi informasi agar seluruh proses pengelolaan dana haji menjadi lebih terbuka dan mudah diakses oleh jemaah.
"Dengan adanya digitalisasi ya penggunaan teknologi informasi di BPKH, diharapkan tata kelola itu juga menjadi lebih baik, lebih transparan, lebih mudah di-trace segala sesuatunya, orang mau lihat uangnya juga bisa cepat gitu ya, tidak perlu antre, bisa lihat di HP, di manapun bisa lihat," katanya.
Anggota Badan Pelaksana BPKH Harry Alexander saat menerima penghargaan JawaPos.com Digital Excellence Awards di Hotel Bidakara Jakarta (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)
Sementara Anggota Badan Pelaksana BPKH Harry Alexander mengatakan, BPKH Apps awalnya dikembangkan sebagai respons terhadap percepatan transformasi digital di ekosistem haji dan umrah, baik di Indonesia maupun Arab Saudi. Aplikasi tersebut memberikan kemudahan bagi calon jemaah untuk memantau pengelolaan dana hajinya secara terbuka.
"Di Saudi sudah ada Nusuk, sehingga BPKH kemudian melakukan akuntabilitas dan transparansi melalui BPKH Apps. Jadi jemaah haji tahu berapa uangnya, berapa hasil investasinya, dan uangnya ditempatkan di mana saja juga bisa diketahui," ujar Harry usai menerima penghargaan di Hotel Bidakara Jakarta, Kamis (30/7).
Tidak hanya menyediakan informasi mengenai dana haji, BPKH Apss juga menghadirkan berbagai layanan digital lain. Mulai dari fitur dompet digital (e-wallet), layanan berbasis kecerdasan buatan melalui fitur Tanya Haji, hingga fasilitas perencanaan keuangan bagi masyarakat yang sedang mempersiapkan biaya ibadah haji.
Menurut Harry, pengembangan fitur-fitur BPKH Apps merupakan bagian dari upaya BPKH menjawab kebutuhan masyarakat di era digital sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada calon jemaah.
Harry mengapresiasi penghargaan yang diterima dari JawaPos.com dan berharap penyelenggaraan JawaPos.com Digital Excellence Awards mendorong percepatan transformasi digital di Indonesia.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
