Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 1 Agustus 2026 | 01.50 WIB

Kembangkan BPKH Apps dan Jalankan Transparansi Tata Kelola, BPKH Raih 2 Penghargaan JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026

Pimpinan Badan Pelaksana BPKH Bidang Hukum dan Kepatuhan Acep Riana Jayaprawira menerima penghargaan kategori Top of Mind Corporate Governance dalam ajang JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026 di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (30/7). (Derry Ridwansyah/Jawapos.com) - Image

Pimpinan Badan Pelaksana BPKH Bidang Hukum dan Kepatuhan Acep Riana Jayaprawira menerima penghargaan kategori Top of Mind Corporate Governance dalam ajang JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026 di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (30/7). (Derry Ridwansyah/Jawapos.com)

JawaPos.com - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melalui BPKH Apps meraih penghargaan dalam ajang JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026 dalam kategori Top Public Service App - Institution. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas inovasi digital BPKH dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana haji bagi masyarakat.

Selain menggaet kategori Top Public Service App - Institution, BPKH juga meraih penghargaan untuk kategori  Top of Mind Corporate Governance dalam ajang JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026 atas prestasinya menghadirkan digitalisasi dengan sistem yang transparan, akuntabel, dan mudah ditelusuri oleh masyarakat.

Pimpinan Badan Pelaksana BPKH Bidang Hukum dan Kepatuhan Acep Riana Jayaprawira mengatakan, penguatan tata kelola menjadi salah satu alasan dibentuknya BPKH sebagai lembaga yang mengelola dana haji secara terpisah dari regulator.

"Sebelum ada BPKH kan memang uang haji itu dikelola di Kementerian Agama sendiri. Jadi baik sebagai regulator, operator, maupun pengelola dananya itu di Kemenag. Nah ini tata kelolanya kan kurang pas ya, sehingga akhirnya terbentuklah Undang-Undang 34 Tahun 2014 dan uangnya dikelola secara terpisah di BPKH. Nah sehingga tata kelolanya menjadi lebih baik," ujarnya.

Menurut Acep, tata kelola yang baik tidak cukup dilakukan secara manual. Karena itu, BPKH memanfaatkan teknologi informasi agar seluruh proses pengelolaan dana haji menjadi lebih terbuka dan mudah diakses oleh jemaah.

"Dengan adanya digitalisasi ya penggunaan teknologi informasi di BPKH, diharapkan tata kelola itu juga menjadi lebih baik, lebih transparan, lebih mudah di-trace segala sesuatunya, orang mau lihat uangnya juga bisa cepat gitu ya, tidak perlu antre, bisa lihat di HP, di manapun bisa lihat," katanya.

Anggota Badan Pelaksana BPKH Harry Alexander saat menerima penghargaan JawaPos.com Digital Excellence Awards di Hotel Bidakara Jakarta (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)

Sementara Anggota Badan Pelaksana BPKH Harry Alexander mengatakan, BPKH Apps awalnya dikembangkan sebagai respons terhadap percepatan transformasi digital di ekosistem haji dan umrah, baik di Indonesia maupun Arab Saudi. Aplikasi tersebut memberikan kemudahan bagi calon jemaah untuk memantau pengelolaan dana hajinya secara terbuka.

"Di Saudi sudah ada Nusuk, sehingga BPKH kemudian melakukan akuntabilitas dan transparansi melalui BPKH Apps. Jadi jemaah haji tahu berapa uangnya, berapa hasil investasinya, dan uangnya ditempatkan di mana saja juga bisa diketahui," ujar Harry usai menerima penghargaan di Hotel Bidakara Jakarta, Kamis (30/7).

Tidak hanya menyediakan informasi mengenai dana haji, BPKH Apss juga menghadirkan berbagai layanan digital lain. Mulai dari fitur dompet digital (e-wallet), layanan berbasis kecerdasan buatan melalui fitur Tanya Haji, hingga fasilitas perencanaan keuangan bagi masyarakat yang sedang mempersiapkan biaya ibadah haji.

Menurut Harry, pengembangan fitur-fitur BPKH Apps merupakan bagian dari upaya BPKH menjawab kebutuhan masyarakat di era digital sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada calon jemaah.

Harry mengapresiasi penghargaan yang diterima dari JawaPos.com dan berharap penyelenggaraan JawaPos.com Digital Excellence Awards mendorong percepatan transformasi digital di Indonesia.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore