
Kapal Karam Dilanda Badai karya Raden Saleh menjadi salah satu karya yang dapat diakses publik melalui pameran online Galeri Nasional Indonesia. (Dok. Galeri Nasional for Jawa Pos)
JawaPos.com – Pandemi Korona yang masih membekap Indonesia mengharuskan Galeri Nasional memperpanjang jadwal penutupan sementara. Penutupan yang mulanya akan berakhir pada 29 Maret kini jadi sedikit lebih lama. Perpanjangan jadwal penutupan sementara tersebut direncanakan berakhir pada 11 April 2020 mendatang.
’’Kami mempertimbangkan situasi saat ini. Pilihan memperpanjang jadwal penutupan sementara harus kami lakukan,’’ kata Kepala Galeri Nasional Indonesia Pustanto. Menurutnya, penutupan tersebut tidak lantas membuat publik tidak bisa menikmati koleksi-koleksi karya seni rupa yang ada di Galeri Nasional. Sejak pekan lalu, Galeri Nasional berinisiatif menghadirkan pameran-pamerannya melalui jejaring internet.
’’Pameran koleksi dapat diakses di kanal media sosial Galeri Nasional Indonesia,’’ tutur Pustanto. Lalu, pameran terjadwal dari maestro lukis Indonesia Srihadi Soedarsono juga dialihkan melalui saluran daring. Pustanto belum bisa memastikan apakah setelah 11 April mendatang Galeri Nasional akan beroperasi seperti biasa atau tidak. Menurutnya, pembukaan kembali Galeri Nasional akan mempertimbangkan situasi pandemi Korona terkini nanti.
Saat ini, selain mengalihkan pameran dari ruang galeri ke dalam jaringan internet agar tetap dapat diakses publik, Galeri Nasional juga mengajak khalayak untuk tetap kreatif di rumah. Salah satu ajakan kreatif di rumah tersebut beriringan dengan program KamisSketa, salah satu aktivitas rutin di Galeri Nasional tiap hari Kamis, yang mau tak mau juga tak bisa diselenggarakan kala Covid-19 masih mewabah.
Melalui akun Instagram Galeri Nasional, KamisSketa Galnas menantang publik lewat program Sketsa dari Rumah. Program ini mengajak siapa saja untuk mengirimkan karya-karya sketsa terbaiknya. Dua karya terpilih akan mendapatkan bingkisan menarik. Bingkisan tersebut akan dikirimkan ke alamat masing-masing. Publik yang tertarik menjawab tantangan Sketsa dari Rumah selambatnya sudah mengirimkan karyanya pada 31 Maret 2020 mendatang. (tir)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
