
Pameran bertajuk MaDeUno di Indigo Art Space, Madiun. (Moderato for Jawa Pos)
JawaPos.com– Pameran seni rupa bertajuk MaDeUno dibuka hingga 20 Januari mendatang di Indigo Art Space, Madiun. Pameran ini diselenggarakan sebagai peristiwa kesenian dalam rangka menyambut Biennale Jatim 8. Heri Kris menjadi kurator pameran yang menampilkan 21 karya dari perupa Madiun dan kota-kota sekitarnya ini. MaDeUno menampilkan 18 karya dua dimensi dan tiga karya tiga dimensi.
’’Pameran ini adalah bagian dari menyambut berlangsungnya Biennale Jatim 8 yang diselenggarakan di berbagai kota di Jawa Timur,’’ terang Heri Kris dalam pengantar kuratorialnya. Berbeda dengan Biennale Jatim di tahun-tahun sebelumnya yang penyelenggarannya terpusat di kota besar di Jawa Timur, kali ini peristiwa seni rupa tersebut sengaja disebar di 16 kota berbeda. Madiun menjadi salah satu kota yang ikut menyambut peristiwa seni dua tahun sekali itu.
Dalam pengantarnya, Heri Kris menyebut MaDeUno yang menjadi bingkai kurasi pameran ini dapat dipahami sebagai sebuah kesatuan. ’’Dalam konteks pameran ini adalah menyatukan karya terpilih beberapa perupa di seluruh wilayah eks Karisidenan Madiun dalam sebuah pameran,’’ katanya. MaDeUno dapat pula diartikan sebagai Mad de Uno yang berarti gila. Heri menambahkan, gila dalam konteks ini terkait dengan kreativitas dalam kontestasi yang sehat.
Para perupa yang terlibat dalam pameran ini adalah Abd Mukti, Agung WHS, Agus Adi, Agus Wicak, Basuki Ratna, Dadang Widjanarko, Donoriant, Edo Adityo, Guntur Sasono, Hardjito, Hariyanto, Hendra Prast, Heru Koent, Ilham Swarna, Kus Hervica, Mas Poor, Rio Wahyu Anggara, Rulianto, Surya Anggara, Tri Moeljo, dan Tulus Rahadi. Rupa karya yang muncul dalam pameran ini cukup beragam. Dari yang berjalan di langgam realis hingga abstrak dan instalasi tersaji dalam MaDeUno. Para perupa dalam pameran ini adalah seniman yang berasal dari Madiun, Magetan, Ngawi, hingga Ponorogo.
Pameran ini sejatinya menunjukkan geliat Madiun yang memiliki potensi besar dalam ranah seni rupa. Tidak sedikit perupa dari wilayah Madiun dan kota-kota di sekitarnya yang kerap hadir dalam berbagai ajang seni rupa di Indonesia. Heri Kris menyebut, MaDeUno merupakan semangat awal para perupa di Madiun dan sekitarnya untuk merintis biennale tiap dua tahun ke depan.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
