Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 April 2020 | 05.31 WIB

Mengunjungi Pameran dari Rumah

Pameran lewat internet menjadi pilihan banyak galeri dan museum saat wabah Covid-19 belum mereda. Ilustasri pameran Excursion.(Dok. GNI for Jawa Pos) - Image

Pameran lewat internet menjadi pilihan banyak galeri dan museum saat wabah Covid-19 belum mereda. Ilustasri pameran Excursion.(Dok. GNI for Jawa Pos)

JawaPos.com– Pandemi Korona mengubah pameran seni yang selama ini hampir mustahil diikuti dari rumah menjadi mudah. Seiring belum meredanya wabah Covid-19, sejumlah galeri, museum, dan pelaku seni rupa berinisiatif menggunakan internet sebagai jalan untuk tetap berhubungan dengan para apresiator dari antero dunia. Berikut beberapa tautan pilihan pameran dan presentasi karya dari dalam dan luar negeri.

Galeri Nasional Indonesia secara resmi mengumumkan penutupan kunjungan bagi publik sejak Korona merebak pada Maret lalu. Dua pameran yang sedang berlangsung dialihkan melalui kanal media sosial. Ada pameran tunggal Srihadi Soedarsono, juga pameran tetap yang menampilkan beragam koleksi karya seniman-seniman terdepan Indonesia dari berbagai zaman. Di laman Galeri Nasional Indonesia, koleksi tetap dalam bentuk foto dan teks dapat diakses tanpa biaya.

Laman Indonesia Visual Art Archive (IVAA) sangat membantu siapa saja yang ingin membaca kembali beragam peristiwa seni di Indonesia di waktu lalu. Arsip online mereka menawarkan dokumentasi pameran di berbagai kota Indonesia dari tahun 1980. Di kanal Youtube, IVAA mengungah beragam hasil rekaman di sekitar peristiwa seni, termasuk wawancara dengan seniman.

Di Instagram, 69 Performance Club merespons situasi terkini yang mengharuskan orang-orang tinggal dan diam di ruang privat. Lewat proyek berjudul Domestic Formation, edisi ke 19 69 Performance Club ini menghadirkan presentasi dari Dhanurendra Pandji, Dhuha Ramadhani, Maria Deandra, Pingkan Polla, Prashasti Wilujeng Putri, Robby Ocktavian, Syahrullah, Taufiqurrahman, dan Theo Nugraha. Proyek ini mencoba merefleksikan apa yang bisa dibaca dari peristiwa dan situasi sosial aktual saat ini dalam karya seni fotografi performans.

Galeri Petite di Museum Louvre, Paris memang tidak melayani kunjungan saat Korona masih melanda Prancis. Namun, pameran tetap di galeri tersebut kini dapat diakses tanpa harus mengeluarkan biaya tiket. Galeri ini setiap tahun menyajikan pameran dengan tema-tema yang berganti tiap 10 bulan. Saat ini, pameran bertajuk The Advent of the Artist dapat diakses dengan bebas melalui laman mereka. Karya-karya dari era klasik seperi Rembrant dan Albrecht Durer berlanggam lukisan foto diri hadir dalam pameran ini.

Museum of Modern Art (MoMA) di New York juga tutup setelah Covid-19 juga mengamuk di Amerika Serikat. Mereka yang ingin menikmati karya dan koleksi MoMA saat ini dapat mengakses laman mereka. MoMA membolehkan publik untuk menikmati arsip dan dokumentasi berbagai pameran yang pernah mereka selenggarakan sejak 1929. Di laman tersebut pengunjung dapat memilih pameran apa saja yang ingin dilihat dari rumah. (tir)

 

 

Editor: tir
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore