
Pameran Jelajah Madura di Pendopo Pemkab Bangkalan, Jawa Timur, Minggu (28/7). (Istimewa)
JawaPos.com–Digitalisasi terutama kehadiran artificial intelligent sering dinilai menjadi ancaman bagi para perupa maupun pekerja seni. Namun tidak demikian bagi Dody Harnanto alias Mr D. Seniman sains dan ahli matematika di bawah naungan Kawoong Innovation beranggapan kuat bahwa digital adalah tools yang tetap membutuhkan sentuhan rasa, cipta, dan karsa manusia.
Mr D mencoba membedah kekuatan digital tersebut dalam berkreativitas saat pameran Jelajah Madura yang digelar di Pendopo Pemkab Bangkalan, Jawa Timur, Minggu (28/7). Mr D yang juga menjadi pembicara para acara rangkaian pameran lukisan se-Nusantara itu menjelaskan, analog digital sebenarnya seperti pisau bermata dua.
Karya seni analog sambung dia, memiliki nilai intrinsik tersendiri. Begitupun pada karya seni rupa. Tekstur, goresan kuas pada lukisan, dan kekayaan suara dari alat musik analog menawarkan pengalaman estetika yang unik, dengan kemajuan teknologi sekarang sangat sulit dibedakan antara analog dan digital. Teknologi digital memang membawa tantangan bagi seni analog. Namun, seni analog tidak akan tergantikan sepenuhnya.
”Keduanya justru bisa saling melengkapi dan berkolaborasi untuk menciptakan bentuk seni yang baru dan inovatif. Masa depan seni mungkin mengarah pada perpaduan harmonis antara analog dan digital,” kata Mr D.
Dia menuturkan, musik digital dulu sulit diterima. Akan tetapi, seiring dengan kemajuan zaman, tidak bisa dimungkiri hampir semua menggunakan digital.
”Jadi, teknologi digital membuka peluang baru untuk berekspresi dan berkreasi,” papar Mr D.
Pamerkan QR Art Einstein Berbahasa Madura
Pada kesempatan pameran itu, Mr D juga mengusung karya QR Art bergambar seorang ilmuwan jenius, Albert Einstein. Lukisan tersebut berbahasa Madura.
Lukisan hasil karya Doddy Hermanto alias Mr D dari Kawoong Innovation dengan codeisme atau QR Art akan muncul terjemahan bahasa Madura ketika dipindai dengan gawai.
”Bahasa ibu Einstein adalah bahasa Jerman, dengan imajinasi kekinian perkembangan zaman antara analog dengan digital bisa sinergi menggunakan teknologi untuk mewujudkannya,” kata Mr D.
Memang benar, lanjut dia, tidak ada kata tidak bisa untuk melakukan apapun bagi seorang Einstein karena kejeniusannya. Imagination is more important than Knowledge. Mempunyai arti imajinasi lebih penting daripada pengetahuan.
Kawoong Innovation melalui tangan dingin Mr D sebagai seniman, dengan bangga mempersembahkan lukisan codeisme atau QR Art. Lukisan tersebut bisa di-scan atau dipindai untuk memunculkan terjemahan dalam bahasa Madura. Kesesuaian antara analog dan digital mampu ia padukan dengan baik, sehingga dengan menggunakan QR Art, kisah ilmuwan asal Jerman yang populer dengan teori relativitas tersebut dapat dibaca dengan bahasa Madura.
Dia mengatakan, bahasa ibu Einstein adalah bahasa Jerman, dengan imajinasi kekinian perkembangan zaman antara analog dengan digital bisa sinergi menggunakan teknologi untuk mewujudkannya. Selain Mr D, pameran lukisan yang mengusung tema Jelajah Madura diikuti seniman dari sejumlah provinsi di Indonesia. Pameran berlangsung sejak 19 Juli hingga 28 Juli.
Menurut Ketua Panitia Arrya Afendiyanto, selain dari kalangan seniman senior, beberapa karya anak-anak mulai tingkat SD, SMP, dan SMA, di Kabupaten Bangkalan juga turut serta dalam acara itu. Lukisan dengan tema budaya Madura, seperti karapan sapi, pakaian adat Madura, mendominasi pameran. Termasuk bunga, panorama alam dengan warna cerah.
Arrya menjelaskan, pameran lukis nasional ini sebagai salah satu upaya untuk memberikan wadah terhadap para pelukis maupun para perupa yang ada di Pulau Madura dan seluruh seniman di Nusantara.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
