
Rumah panjang khas Suku Dayak Bentian ini panjangnya bisa mencapai 50 meter dan dibangun dengan ditopang 300 pilar kayu ulin. (dok. ITMG)
JawaPos.com – Lou Bentian merupakan salah satu warisan budaya Nusantara dari masyarakat Dayak. Rumah panjang khas Suku Dayak Bentian ini panjangnya bisa mencapai 50 meter dan dibangun dengan ditopang 300 pilar kayu ulin.
Kata 'Lou' dalam bahasa Bentian berarti rumah panjang. Lou Bentian mengusung konsep rumah tradisional Suku Dayak dengan bangunan sepanjang 50 meter dan ditopang sekitar 300 pilar kayu ulin, material yang dikenal memiliki kekuatan dan ketahanan tinggi.
Lou Bentian memiliki sembilan kamar sebagai simbol sembilan kampung di Kecamatan Bentian Besar, Kabupaten Kutai Barat Kalimantan Timur.
Lebih dari bangunan fisik, Lou Bentian merepresentasikan identitas, tradisi, dan semangat gotong royong masyarakat Dayak Bentian. Ruang komunal ini membuka interaksi lintas generasi, mempererat hubungan antarwarga, sekaligus menjadi wadah pelestarian kekayaan budaya Indonesia.
Ruang utama dirancang luas dan terbuka untuk mengakomodasi beragam aktivitas komunal, sementara ornamen tradisional mempertegas identitas budaya pada bangunan tersebut. Lou Bentian dibangun atas aspirasi para pemangku adat yang memandang pentingnya menghadirkan kembali ruang komunal sebagai bagian dari tradisi dan karakter masyarakat Dayak Bentian.
Dengan semangat melestarikan budaya Dayak, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) melalui anak usahanya, PT Trubaindo Coal Mining (TCM) menginisiasi pembangunan Lou Bentian. Ketua Pokdarwis sekaligus tokoh masyarakat Bentian, Lorensius mengapresiasi dukungan tersebut.
"Kami berterima kasih atas inisiatif ITM melalui anak usahanya TCM, BEK, TIS membangun Lou Bentian dan mendorong pemberdayaan sarana ini untuk pengembangan dan pelestarian budaya dan tradisi masyarakat Bentian khususnya dan Kutai Barat pada umumnya. Semoga inisiatif ini juga dapat memperkuat silaturahmi dan kebersamaan kami sebagai masyarakat adat," ujar Lorensius, dalam keterangannya Kamis (7/5).
Kedepan, Lou Bentian diharapkan terus menjadi pusat kegiatan sosial, budaya, dan pemberdayaan masyarakat di Bentian Besar. Dengan arsitektur khas rumah panjang dan nilai historis yang melekat, Lou Bentian diharapkan terus memberi manfaat bagi masyarakat luas.
Selain sebagai simbol budaya, Lou Bentian juga menjadi ruang kolaborasi yang memperkuat kebersamaan serta mendorong lahirnya inisiatif-inisiatif positif bagi warga Bentian Besar dan sekitarnya.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
