
PUSAT ORIENTASI: Mayoritas ruangan di AM House mendapatkan view kolam renang sehingga menyegarkan mata. (ANDREAS PERBOWO WIDITYAWAN VIA TAMARA WIBOWO ARCHITECTS)
Memiliki posisi di ujung klaster menjadi keuntungan tersendiri bagi AM House. Arsitek Tamara Wibowo memiliki keleluasaan dalam hal desain. Di sisi lain, tantangan muncul perihal privasi.
KARENA letaknya di pojok, AM House berdampingan dengan sebuah jalan tikus menuju perkampungan di luar area klaster. Jalan itu tidak bisa diakses melalui jalanan AM House. Namun, secara visual, area tersebut terlihat. Untuk itu, Tamara mencoba mendesain AM House dengan dua fasad secara teknis.
Pada fasad pertama yang tampak dari depan, screen kayu yang menjadi secondary skin di seluruh lantai mencuri perhatian. Terbuat dari kayu ulin, screen itu dibuat untuk menyaring sinar matahari yang masuk ke rumah melalui jendela.
’’Apalagi, rumah ini menghadap ke timur,’’ kata Tamara kepada Jawa Pos pekan lalu. Screen kayu juga efektif menjaga privasi lantaran view dalam rumah tidak terlihat dari luar.
Oleh karena itu, screen kayu juga diterapkan pada fasad kedua yang terletak di sisi kanan rumah. Lantai 1 dan 2 fasad samping ditutup sepenuhnya dengan tembok, menyisakan lantai 3.
Di balik screen kayu itu, terdapat sedikit space dan jendela. Dengan demikian, penghuni rumah masih dapat merasakan sinar matahari dan udara masuk. ’’Agar tidak monoton tembok, kami buat ada fasad di samping,’’ terangnya.
Secara layout, rumah itu terbagi menjadi tiga lantai. Lantai paling dasar merupakan area komunal yang dapat dinikmati tamu. Yakni, kantor, gym, ruang karaoke, dan area servis.
Terdapat tangga menuju ke pool deck di lantai 2 tanpa harus masuk ke rumah. Lantai 2 rumah memang merupakan pusat seluruh aktivitas pemilik rumah. Di sana terdapat ruang makan, pantry, dan ruang keluarga yang dibuat double height ceiling. Dengan begitu, ruangan terasa lebih luas.
Tamara menuturkan, kolam renang sengaja ditempatkan di lantai 2 agar bisa menjadi pusat atraksi rumah tersebut. Privasi pun terjaga karena sisi kanan kolam renang ditutup dengan tembok yang cukup tinggi. ’’Di sisi lain, strukturnya cukup menantang karena basically kolam itu bukan di ground sehingga kami mesti provide balok yang besar di bawahnya,” papar Tamara.
Kolam itu pun menjadi pusat orientasi kebanyakan ruangan di rumah tersebut. Termasuk master bedroom dan kamar anak di lantai 3. Dua kamar itu memiliki jendela besar yang menghadap ke kolam.
”Secara layout, rumah ini berbentuk seperti huruf C yang mengelilingi kolam,” kata Tamara. Meski memiliki banyak ruangan, rumah itu terlihat simpel dan hangat berkat dominasi warna-warna netral.
Tamara menggunakan banyak material kayu, baik itu solid maupun buatan, untuk interior dan eksterior. Kemudian dipadukan dengan material alam lainnya, contohnya marmer. Dia juga membuat dinding beton buatan untuk menambah keunikan rumah tersebut. Misalnya, di ruang keluarga. ’’Dikerjakan dengan tangan, bukan dicor. Sedikit eksperimen dalam mencari tampilan yang pas,” pungkasnya. (adn/c12/nor)
Highlights
SCREEN KAYU: Terbuat dari kayu ulin, kisi-kisi kayu pada fasad berfungsi untuk menyaring sinar matahari yang masuk ke rumah. (ANDREAS PERBOWO WIDITYAWAN VIA TAMARA WIBOWO ARCHITECTS)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
