
Photo
JawaPos.com - Selain via pulsa atau menggunakan layanan panggilan suara biasa, saat ini menelepon bisa dengan mudah dilakukan lewat berbagai aplikasi. Berbasis penggunaan data internet, bermunculan aplikasi panggilan suara lainnya, termasuk yang ada di WhatsApp, Line, dan Telegram. Bahkan, Instagram dan Facebook Messenger kini bisa dipakai menelepon.
Mengikuti tren tersebut, Truecaller yang dikenal sebagai platform pelacakan nomor telepon baru-baru ini meluncurkan aplikasi baru untuk percakapan audio pribadi yang diklaim aman dan terjamin, yaitu Open Doors. Aplikasi ini disebut dikerjakan dengan sepenuh hati selama berbulan-bulan oleh tim internasional yang berada di belakang Truecaller.
Setelah menghadirkan Truecaller yang melindungi orang-orang dalam kehidupan digital mereka dan aplikasi gratis Guardians untuk keselamatan pribadi, perusahaan Swedia ini sekarang mengarahkan pandangan pada target baru, yakni menciptakan percakapan pribadi global yang menyenangkan dan instan, termasuk membuka percakapan yang lebih luas antara pengguna di Indonesia dengan kawasan Asia Tenggara lainnya bahkan ke berbagai penjuru dunia.
Open Doors akan sepenuhnya gratis untuk digunakan dan tersedia secara global di Google Play Store & Apple App Store. Aplikasi ini bekerja dengan mulus di kedua platform smartphone tersebut.
"Berkat Truecaller yang sudah berusia 13 tahun dalam bisnis ini, kami telah menghabiskan banyak waktu untuk mempelajari cara orang berkomunikasi. Aplikasi baru kami, Open Doors, lahir dari pertanyaan sederhana, yaitu bagaimana kami dapat membantu orang membuat koneksi baru tanpa mengganggu? Dan yang ingin kami lakukan adalah menjembatani dunia menggunakan bentuk komunikasi yang paling alami, yakni suara kita," kata Nami Zarringhalam, Co-founder True Software Skandinavia AB.
Cara kerja Open Doors sangat sederhana. Jika Anda pengguna Truecaller, Anda dapat masuk hanya dengan satu ketukan. Jika Anda bukan pengguna Truecaller, nomor telepon Anda akan diverifikasi menggunakan missed call atau OTP.
Aplikasi ini hanya membutuhkan dua izin, yaitu contacts (agar Anda dapat berbagi Open Doors atau terhubung dengan orang-orang di kontak Anda yang juga memiliki Open Doors) dan phone permission (agar dapat melakukan percakapan audio). Peserta dalam percakapan tidak dapat melihat nomor telepon satu sama lain.
Sebagai pengguna Open Doors, Anda berada dalam kendali penuh setiap saat. Anda dapat memulai atau menghentikan percakapan sesuka hati. Teman Anda dapat bergabung dalam percakapan ketika mereka mendapatkan pemberitahuan atau dengan mengklik tautan yang Anda bagikan.
Saat mulai membuka aplikasi ini, antarmuka aplikasi akan tersedia dalam bahasa Inggris, India, Spanyol, Latin, dan Prancis, dengan lebih banyak bahasa yang akan ditambahkan kemudian sesuai permintaan pengguna. Setelah teman Anda bergabung dalam percakapan, teman-teman mereka juga akan diundang.
Melalui efek jaringan, Anda dapat segera bergabung dengan banyak orang. Perlu diingat bahwa percakapan secara real-time dan dimoderasi oleh komunitas, seperti Truecaller. Percakapan tidak direkam di mana pun dan seseorang juga tidak dapat mendengarkan tanpa Anda sadari.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
