
Photo
JawaPos.com - Malware Joker, kode berbahaya yang bersembunyi di aplikasi Android, kembali menghantui Google. Ancaman siber bagi pengguna perangkat Android ini telah ditemukan kembali di setidaknya 14 aplikasi, menurut analis malware Android di Kaspersky, Tatyana Shishkova.
Melalui cuitan di Twitter pribadinya, Shishkova menyebut aplikasi Android yang terinfeksi virus ini sangat berbahaya. Bagi mereka yang tidak tahu, Joker adalah salah satu malware paling persisten yang terus kembali ke Google Play Store.
Malware pencuri data ini masuk ke toko aplikasi resmi Google dengan mengubah kode, metode eksekusi, atau teknik pengambilan muatannya. Ia mencuri data pengguna, termasuk SMS, daftar kontak, info perangkat, One Time Password (OTP) dan banyak lagi.
Sebagai pengingat, malware Joker pertama kali ditemukan pada tahun 2017, pada tahun 2019, Google menerbitkan posting blog tentang pertarungan panjangnya dengan malware Joker.
Namun, meskipun ancaman malware Joker telah turun sejak 2019, malware tersebut terus datang kembali di aplikasi Android setiap beberapa bulan. Berikut adalah deretan aplikasi yang sudah diinvasi oleh Joker dan sebaiknya segera dihapus oleh pengguna Android yang sudah terlanjur men-download-nya:
1. Easy PDF Scanner
2. Now QRCode Scan
3. Super Click VPN
4. Volume Booster Louder Sound Equalizer
5. Battery Charging Animation Bubble Effect
6. Smart TV Remote
7. Volume Boosting Hearing Aid
8. Flashlight Flash Alert on Call
9. Halloween Coloring
10. Classic Emoji Keyboard
11. Super Hero-Effect
12. EmojiOne Keyboard
13. Dazzling Keyboard
14. Battery Charging Animation Wallpaper
15. Blender Photo Editor-Easy Photo Background Editor.
Sementara, dikutip dari TechAdvisor, malware Joker ini mampu mencuri isi pesan SMS yang mungkin berisi seperti kode keamanan satu kali atau OTP dan bahkan secara tiba-tiba mendaftarkan korban ke langganan tertentu yang menguras rekening mereka tanpa mereka sadari.
Google sendiri mengaku telah menghapus aplikasi ini dari Play Store, tetapi jika Anda memiliki salah satu aplikasi tersebut di atas yang terpasang di salah satu perangkat Android Anda, hapus sekarang juga!
Bagaimana Anda bisa menghindari menjadi korban malware Joker? Sulit memang, Google sendiri saja berjuang habis-habisan melawan malware jahat ini.
Meski demikian, ada beberapa hal dasar yang bisa dilakukan untuk menghindari malware ini. Misalnya tidak memasang aplikasi dari luar Play Store atau toko aplikasi resmi. Anda dapat mencoba untuk menghindari menginstal aplikasi berisi malware jahat itu dengan membaca ulasan sebelum mengunduh aplikasi apa pun. Cara ini mungkin bukan jaminan, namun, setidaknya Anda mendapatkan preferensi dari pengguna lain sebelum mengunduh aplikasi tertentu.
Kemudian, Anda dapat memilih untuk hanya menginstal aplikasi dari pengembang tepercaya, tetapi cara yang lebih baik adalah menggunakan perangkat lunak antivirus yang mumpuni di ponsel dan tablet Android Anda. Beberapa di antaranya gratis, jadi tidak ada alasan untuk membiarkan perangkat Anda tidak terlindungi.
Aplikasi bukan satu-satunya cara malware. Anda juga dapat terjebak oleh email atau pesan phishing yang membawa Anda ke halaman login palsu, seperti LinkedIn, Facebook, dan situs terkenal lainnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
