
Omegle membagikan gambar batu nisan dengan tulisan "Omegle, 2009-2023", untuk menunjukkan bahwa situsnya telah resmi ditutup. (Website Omegle)
JawaPos.com - Situs web obrolan video (video chat) yang ikonik dan populer di masanya, Omegle, resmi menutup layanannya setelah 14 tahun beroperasi pada Rabu (8/11).
Situs ini berupa ruang obrolan yang dapat secara otomatis terhubung dengan orang asing di seluruh dunia. Pengguna Omegle bisa dengan mudah mengakhiri panggilan dan berpindah ke panggilan lain dengan orang berbeda.
Penutupan situs tersebut diungkap oleh pendirinya, Leif K-Brooks. Dalam sebuah pernyataan, dirinya mengakui bahwa menjelajahi Internet adalah dunia yang ajaib baginya saat di usia muda.
Brooks, menciptakan Omegle di usia yang masih sangat muda, yaitu 18 tahun. Pada saat itu, dirinya tidak menyangka bahwa situs ciptaannya tersebut akan memiliki banyak pengguna di seluruh dunia.
“Saya tidak benar-benar tahu apa yang diharapkan ketika saya meluncurkan Omegle,” ucap sang penemu Omegle, dilansir dari laman Times Now pada Kamis (9/11).
“Adakah yang peduli dengan situs web buatan seorang anak berusia 18 tahun di kamar tidurnya, di rumah orang tua, di Vermont, tanpa anggaran?,” imbuhnya.
Tanpa disangka-sangka, kemajuan omegle sangat pesat. Dalam sekejap situs obrolan berbasis panggilan video itu memiliki banyak pengguna.
Namun, era itu telah berakhir. Situs obrolan ikonik yang menghubungkan antar pengguna dari seluruh dunia, kini resmi berhenti beroperasi.
Alasannya, tidak jauh dari masalah finansial perusahaan situs terkemuka tersebut. Hal itu diungkap oleh pendirinya dalam pernyataan yang sama.
Sang pendiri, menjelaskan bahwa biaya pengelolaan untuk mitigasi penyalahgunaan situs omegle, sangatlah besar. Sehingga, masalah finansial menjadi tak terhindarkan.
“Tidak ada penjelasan yang jujur mengenai Omegle tanpa mengakui bahwa sejumlah user telah menyalahgunakannya, termasuk untuk melakukan kejahatan yang sangat keji,” ujarnya dikutip dari laman Times Now.
“Meskipun saya berharap keadaannya berbeda, tekanan dan biaya yang harus dikeluarkan untuk perjuangan ini, ditambah dengan tekanan dan biaya yang ada untuk mengoperasikan Omegle, dan mengatasi penyalahgunaannya,” jelas Brooks.
Diketahui, Omegle telah lama memiliki citra yang negatif dan kontroversial. Lantaran, banyak pengguna situs obrolan video ini, mengaku terhubung dengan stranger yang tampil tidak pantas di depan kamera.
Oleh karena masalah finansial, penyalahgunaan, dan privasi itulah, pendiri Omegle resmi menutup layanannya. Bahkan, sebelum resmi ditutup pada 8 November, situs ini sudah diblokir di Indonesia dan masuk daftar Internet positif.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
